Wana Wisata Taman Pakis, Nongki Hits Keren - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 31 Okt 2020 09:25 WIB ·

Wana Wisata Taman Pakis, Nongki Hits Keren


 Wana Wisata Taman Pakis, Nongki Hits Keren Perbesar

BACAMALANG.COM – Hingga kini keberadaan Wana Wisata Taman Pakis Lok Songo Madu Arjo Gunung Kawi Kabupaten Malang, masih belum banyak diekpos oleh media.

Kali ini Kita akan mengenal lebih dekat destinasi wisata seluas 308, 86 ha ini.
“Sekarang ini sudah dibuka Wana Wisata Taman Pakis Gunung Kawi Lok Songo Gunung Kawi. Wisata alam keren ini cocok buat pemburu tempat nongki hits,” terang backpaker asal Wonosari Aidha Dhum, Ju’mat (30/10/2020).

Aidha menjelaskan, destinasi wisata ini berada di Desa Maduarjo, Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.

“Ada tempat ngopsans (ngopi santai sambil rasan-rasan), sambil berphotograpy dengan spot alam, juga bisa ngecamp dan outbound,” terang perempuan yang mempunyai daya musikalitas tinggi ini.

Untuk pengunjung yang membawa rombongan bisa melakukan reservasi dulu. “Jadi pengunjung (rombongan) bisa melakukan reservasi dulu di Loket Posko Pendakian,” ujar Jatmiko Adi Suhata (28), Sekretaris LMDH (Lembaga Masyarakat Daerah Hutan) Madujaya Maduarjo.

Taman Pakis Gunung Kawi

Aidha menuturkan, Taman Pakis dengan HPP (Hutan Pinus Precet) adalah tempat berbeda.

Ada peta sendiri untuk wilayah Taman Pakis yang saat ini dikelola oleh LMDH Madujaya.

“Jadi wilayah mereka ini (Taman Pakis) berada di belakang HPP, dengan luas 308,85 hektar area,” terang Aidha.

Seolah merupakan sebuah kesatuan karena berada pada lokasi yang saling berdekatan, maka pengunjung dapat juga menikmati keindahan Coban Lok Songo, Coban Pelangi, dan Gua Jepang.

“Termasuk Coban Lok Songo, Coban Pelangi, Gua Jepang dan banyak lagi yang belum terekspos,” terang Jatmiko yang lebih suka hidup di hutan ini.

Camp Ground dan Outbound

Selain sebagai posko pendakian Batu Tulis, di kawasan ini juga bisa dipergunakan wisatawan sebagai tempat camp.

“Kami menyediakan peralatannya juga. Jika membawa peralatan sendiri biaya sewanya hanya Rp.50.000 per tenda,” terang Jatmiko.

Untuk outbound, tergantung dari jumlah rombongan. Dengan mengisi formulir pendaftaran tentunya.

“Jika malam hari, Kita juga memberi penerangan lampu hias ala kafe. Harapan Kami ke depannya banyak teman-teman bisa ngopi disini walaupun malam hari,” tukas Jatmiko mengakhiri. (dhum/had)

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !