Respons Cepat Gempa Flores, ITN Malang Salurkan Air Bersih dan Tandon untuk Pengungsi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 20 Agu 2026 21:19 WIB ·

Respons Cepat Gempa Flores, ITN Malang Salurkan Air Bersih dan Tandon untuk Pengungsi


 ITN Malang bersinergi dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kelimutu. Pada Selasa (18/8/2026), bantuan berupa air bersih, tandon air atau profil tank berkapasitas 1.300 liter, serta beras disalurkan ke Desa Randorama dan Desa Randotonda, Kecamatan Ende. (ist) Perbesar

ITN Malang bersinergi dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kelimutu. Pada Selasa (18/8/2026), bantuan berupa air bersih, tandon air atau profil tank berkapasitas 1.300 liter, serta beras disalurkan ke Desa Randorama dan Desa Randotonda, Kecamatan Ende. (ist)

BACAMALANG.COM – Krisis air bersih pascagempa tektonik Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), mendorong sivitas akademika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan.

ITN Malang menerjunkan tim relawan sekaligus mendistribusikan prasarana air minum darurat, tandon air, logistik, dan tenda bagi warga terdampak yang berada di sejumlah posko pengungsian sejak Senin (17/8/2026).

Gempa tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Flores, antara lain Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende hingga Sikka. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air bersih menjadi salah satu persoalan mendesak bagi warga yang masih berada dalam situasi darurat.

Langkah cepat ITN Malang juga tidak lepas dari keberadaan mahasiswa, alumni, serta mitra kerja sama kampus yang berasal dari wilayah NTT dan NTB. Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk memetakan kebutuhan sekaligus mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah yang belum tersentuh secara optimal.

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menyampaikan duka cita atas bencana yang menimpa masyarakat Flores dan sekitarnya.

“Kami sangat berduka atas bencana gempa di NTT. Rasa sedih ini kami rasakan langsung karena banyak mahasiswa kami berasal dari NTT, NTB, serta kami juga punya banyak mitra kerja sama di sana. Kami mengambil inisiatif berkoordinasi dengan aparat setempat dan jaringan alumni di lokasi. Pasokan air bersih adalah kebutuhan vital yang paling mendesak saat ini, jadi kami fokus ke sana,” ujar Rektor saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Rabu (19/8/2026).

Selain bantuan bagi masyarakat, ITN Malang juga tengah melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang kemungkinan terdampak gempa. Pendataan tersebut menjadi dasar untuk menyiapkan skema pendampingan pascabencana bagi mahasiswa.

Distribusi bantuan di lapangan dilakukan melalui jaringan alumni yang dikoordinasikan Dr. Ir. Ardiyanto Maksimilianus Gai, S.T., M.Si., M.M., dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang. Pria kelahiran Flores ini mengatakan, bantuan logistik dari pemerintah sebenarnya telah mulai berdatangan. Namun, keterbatasan akses menuju sejumlah wilayah membuat distribusinya belum sepenuhnya merata.

“Bantuan logistik saat ini sebenarnya sudah cukup banyak, tetapi jangkauannya belum merata karena akses yang terbatas. Selain logistik, ITN Malang juga berfokus pada pemenuhan air bersih yang sifatnya sangat mendesak. Kami mendistribusikan air minum serta memberikan bantuan tandon dan perbaikan jaringan pipa pada sumber-sumber air,” jelasnya.

Menurut Ardiyanto, jaringan alumni menjadi salah satu kekuatan utama dalam mempercepat respons ITN Malang. Para alumni di daerah membantu melakukan pendataan terhadap wilayah yang belum mendapatkan bantuan sehingga kebutuhan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Salah satu lokasi penyaluran berada di Kabupaten Manggarai Timur. Bekerja sama dengan UPTD SPAM Manggarai Timur, tim ITN Malang mendistribusikan 15 meter kubik air bersih menggunakan tangki ke sejumlah posko pengungsian di Borong. Penyaluran dilakukan antara lain ke wilayah Golo Cigir, Sentra IKM, Kantor Pertanahan, hingga Gang Kapela Peot.

Sementara di Kabupaten Ende, ITN Malang bersinergi dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kelimutu. Pada Selasa (18/8/2026), bantuan berupa air bersih, tandon air atau profil tank berkapasitas 1.300 liter, serta beras disalurkan ke Desa Randorama dan Desa Randotonda, Kecamatan Ende.

Direktur Perumda Tirta Kelimutu Ende, Herry Gani, mengapresiasi langkah cepat ITN Malang yang ikut turun langsung membantu masyarakat terdampak.

“Kami turun bersama tim ITN Malang karena kondisi di lapangan memang cukup prihatin. Air warga berubah keruh dan tak layak konsumsi, beberapa mata air bahkan mati. Kehadiran tangki air dan tandon penampungan dari ITN Malang ini menjawab kebutuhan mendesak warga saat ini,” tutur Herry.

Selain mendistribusikan air bersih dan tandon, tim ITN Malang juga memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jaringan air yang terdampak gempa. Penyaluran bantuan turut didampingi tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan NTT untuk melakukan inventarisasi kerusakan awal.

Pendataan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk melakukan rehabilitasi permanen terhadap jaringan pipa air bersih yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Sikka, Ende, dan Manggarai Timur.

Bagi warga Desa Randorama, kehadiran tandon dan pasokan air bersih menjadi bantuan penting di tengah kondisi darurat. Selain memenuhi kebutuhan dasar, pendampingan teknis yang dilakukan ITN Malang juga membuka peluang agar persoalan infrastruktur air dapat ditangani hingga tahap pemulihan.

Sinergi antara ITN Malang, jaringan alumni, Perumda, pemerintah daerah, serta berbagai pihak diharapkan terus berlanjut tidak hanya selama masa tanggap darurat, tetapi juga hingga proses pemulihan pascabencana.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

UB Berangkatkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di NTT

20 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Perempuan Dibekuk Usai Curanmor Viral di Tajinan, Polisi Buru Pelaku Pria

20 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Polres Batu Periksa Pelapor Dugaan Penipuan Lapak PKL Alun-Alun, Terlapor Segera Dipanggil

20 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Api Lahap Lahan Tebu di Watugede Singosari, Petugas Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

20 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Diduga Dipicu Miras dan Masalah Pacar, Mahasiswa di Malang Tusuk Rekannya hingga Tewas

19 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Di Tengah Duka Gempa NTT, Sedekah Subuh Malang Siapkan Makan Gratis untuk Mahasiswa Perantau

19 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !