BACAMALANG.COM – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral di media sosial akhirnya diungkap Unit Resmob Crime (URC) Polres Malang. Seorang perempuan berinisial SK berhasil diamankan, sementara satu pelaku pria berinisial B masih dalam pengejaran.
Aksi pencurian tersebut terjadi di Dusun Purboyo, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Korban diketahui merupakan seorang sales teh tarik yang saat kejadian memarkir sepeda motor Honda Beat miliknya di depan sebuah toko ketika hendak mengantarkan dagangan.
Kasi Humas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, kedua pelaku datang ke lokasi dengan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX.
“Pelaku datang ke lokasi dengan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX. Seorang pelaku laki-laki kemudian turun dan diduga membawa kabur sepeda motor korban, sementara seorang perempuan berinisial SK berhasil diamankan petugas di lokasi,” ujar Budiono, Kamis (20/8/2026).
Dari hasil penanganan sementara, polisi menetapkan SK sebagai tersangka. Sedangkan B yang diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil melarikan diri dan kini masih diburu tim URC Polres Malang.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian. Di antaranya satu unit Honda PCX, tiga buah kunci T, besi runcing, kunci kontak patah, tang, cutter, dan obeng.
SK kini telah diamankan di Polres Malang untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, petugas masih melakukan pengejaran terhadap B.
Sempat Dikerumuni Warga
Sebelumnya, kasus tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video saat SK diamankan warga beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, warga tampak mengerubungi perempuan yang diduga terlibat dalam aksi pencurian.
Saat ditanya warga, SK mengaku tidak mengenal pelaku pria yang melarikan diri. Ia juga mengaku berasal dari Bojonegoro dan tidak membawa kartu identitas berupa KTP.
Meski sempat tersulut emosi, warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Terlebih setelah masker yang dikenakan dibuka, warga mengetahui bahwa salah satu pelaku yang diamankan merupakan seorang perempuan.
Video tersebut kemudian menuai beragam komentar dari warganet. Selain menyayangkan keterlibatan seorang perempuan dalam aksi kriminal, sejumlah warga juga menduga kedua pelaku merupakan bagian dari komplotan yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.
Warganet Kaitkan dengan Aksi Curanmor Lain
Dugaan tersebut semakin ramai setelah seorang warga mengirimkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian motor oleh dua orang, masing-masing pria dan perempuan, yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Dalam rekaman tersebut, keduanya terlihat lebih dulu melintas di depan sebuah rumah yang halaman terasnya terdapat beberapa sepeda motor. Setelah melewati lokasi, mereka kembali dan mengamati situasi sekitar.
Setelah memastikan kondisi dianggap aman, pelaku pria yang berada di jok depan turun dan masuk ke teras rumah. Ia kemudian membuka pagar besi yang tidak terkunci dan mengambil salah satu sepeda motor sebelum melarikan diri.
Warganet kemudian mengaitkan rekaman tersebut dengan kasus di Tajinan. Ciri-ciri kedua orang dalam rekaman dinilai memiliki kemiripan dengan pelaku pria dan perempuan yang terlibat dalam kasus tersebut.
Namun, dugaan mengenai keterkaitan kedua aksi itu masih sebatas spekulasi warganet dan belum dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.
Polres Malang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan di tempat umum maupun di lokasi yang minim pengawasan.
Masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan dapat segera menghubungi layanan 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam atau melalui akun resmi @reskrimkabmlg.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































