Forbes Koba Bergerak, Punk hingga Jurnalis Bersatu Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 25 Agu 2026 17:29 WIB ·

Forbes Koba Bergerak, Punk hingga Jurnalis Bersatu Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT


 Koordinator Forbes Koba, Thomas Maydo bersama komunitas punk Kota Batu, saat melakukan aksi sosial penggalangan dana untuk korban gempa NTT. (Yan) Perbesar

Koordinator Forbes Koba, Thomas Maydo bersama komunitas punk Kota Batu, saat melakukan aksi sosial penggalangan dana untuk korban gempa NTT. (Yan)

BACAMALANG.COM – Solidaritas untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan masyarakat Kota Batu. Forum Ormas Bersatu Kota Batu (Forbes Koba) menggelar aksi penggalangan donasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), jurnalis hingga komunitas punk.

Aksi kemanusiaan tersebut digelar pada Selasa (25/8/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Penggalangan dana direncanakan berlangsung di tiga titik, yakni depan Posko PMI di Jalan Panglima Sudirman, perempatan BCA Jalan Gajahmada, serta kawasan Alun-Alun Kota Batu.

Untuk tahap awal, kegiatan dipusatkan di Posko Ormas Terpadu Kota Batu karena keterbatasan jumlah personel. Aksi tersebut mendapat izin dari Polsek Batu, Satpol PP Kota Batu dan Dinas Perhubungan Kota Batu.

Koordinator Forbes Koba, Thomas Maydo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian lintas kelompok terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Forum ini menjadi wadah bersama bagi ormas budaya, keagamaan, lingkungan, rescue, ambulans, termasuk rekan-rekan jurnalis. Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk bersama-sama melakukan aksi kemanusiaan,” ujarnya.

Gotong Royong Lintas Komunitas

Menurut Thomas, Forbes Koba dibentuk untuk mempertemukan berbagai organisasi dan komunitas di Kota Batu dalam kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

Semangat tersebut terlihat dalam aksi penggalangan donasi untuk korban gempa NTT. Berbagai elemen masyarakat turun langsung, termasuk komunitas punk yang selama ini kerap mendapat stigma negatif.

Thomas menilai keterlibatan berbagai kelompok tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial dapat menyatukan siapa saja.

“Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia kembali terlihat. Kita bersama-sama membantu saudara kita di NTT yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Digelar di Tiga Titik

Penggalangan donasi direncanakan berlangsung di tiga lokasi strategis, yakni Posko Ormas Terpadu, perempatan BCA dan kawasan Alun-Alun Kota Batu.

Namun, pelaksanaan di lapangan menyesuaikan jumlah relawan yang tersedia.

“Pelaksanaannya di tiga titik, tetapi karena personel belum terlalu banyak, sementara kami fokuskan di depan posko terlebih dahulu,” jelasnya.

Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga Minggu mendatang dengan harapan semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan ikut berpartisipasi.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan secara langsung, donasi dapat diserahkan melalui Posko Ormas Terpadu Kota Batu.

Donasi Disalurkan untuk Korban Gempa NTT

Untuk mempermudah masyarakat menyalurkan bantuan, Forbes Koba menyediakan rekening donasi:

BRI: 0551 0100 1720 535
Atas nama: FREDERIKUS TO GOA

Informasi donasi dapat menghubungi Thomas Maydo: 085233018372 atau Edi To Goa: 085100676895.

Thomas memastikan bantuan yang terkumpul akan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

“Masyarakat yang ingin berdonasi secara langsung juga dapat datang ke Posko Ormas Terpadu Kota Batu,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat Kota Batu dan sekitarnya untuk bersama-sama memberikan dukungan bagi para korban.

“Bersama kita bantu, bersama kita bangkit. Mari kita salurkan kepedulian untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang membutuhkan uluran tangan,” ajaknya.

Komunitas Punk: Punk Peduli, Punk Berbuat, Punk Berbagi

Keterlibatan komunitas punk menjadi salah satu warna dalam aksi kemanusiaan tersebut. Sejumlah anggota komunitas punk Kota Batu turun langsung membantu menggalang donasi.

Kurowo, anggota komunitas punk Kota Batu sekaligus gitaris band punk rock BRAIN WASH, mengaku terpanggil ketika mendapat ajakan untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, aksi ini sekaligus menjadi bukti bahwa komunitas punk juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

“Terus terang saya tergerak sekaligus terpanggil untuk ikut melakukan penggalangan dana bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di NTT,” ungkapnya.

Ia berharap keterlibatan komunitas punk dapat menghapus stigma negatif yang selama ini melekat.

“Punk bisa peduli, punk bisa berbagi, punk bisa berbuat. Semoga musibah ini segera berlalu dan saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan,” tegasnya.

Jurnalis Ikut Turun ke Jalan

Tidak hanya komunitas punk, sejumlah jurnalis di Kota Batu juga turut terlibat dalam aksi penggalangan dana.

Kehadiran insan pers dinilai penting, bukan hanya sebagai bagian dari aksi sosial, tetapi juga untuk menyebarluaskan informasi agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan ikut berdonasi.

Thomas menyebut sinergi antara ormas, komunitas, jurnalis dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjalankan aksi kemanusiaan tersebut.

“Sinergi ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas kelompok. Rekan-rekan jurnalis juga ikut turun langsung sekaligus membantu menyebarkan informasi mengenai aksi ini,” katanya.

Berharap Bantuan Meringankan Beban Korban

Forbes Koba berharap penggalangan dana tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Bantuan yang terkumpul nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan para korban, seperti makanan, air bersih, obat-obatan dan perlengkapan untuk pengungsian.

Selain membuka donasi, Forbes Koba juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai relawan.

Thomas berharap aksi solidaritas tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan donatur sehingga bantuan yang diberikan semakin besar.

“Semoga amal kebaikan seluruh masyarakat yang ikut membantu dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang: Perkuat Ideologi, Solidkan Barisan, Menatap Kemenangan Politik 2029

25 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Upaya Salip di Jalan Slorok Berujung Maut, Pengendara Yamaha Vega Tewas Tabrak Xenia

25 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Tirtoyudo

25 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Sengketa Jual Beli Tanah di Pakis, Putusan Sudah Inkrah tapi Eksekusi Lelang Terkendala BPN

24 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Tim Pengabdian Departemen Matematika UB Latih Guru MAN Kota Batu Gunakan GeoGebra

24 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Perumdam Among Tirto Kota Batu Hidupkan Semangat Pejuang Lewat Upacara Senin

24 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !