Pengamen Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos, Warga Kepanjen Gempar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 28 Agu 2026 13:04 WIB ·

Pengamen Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos, Warga Kepanjen Gempar


 Ilustrasi korban tewas di kosan. (AI ChatGPT) Perbesar

Ilustrasi korban tewas di kosan. (AI ChatGPT)

BACAMALANG.COM – Suasana di kawasan Jalan Bromo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mendadak gempar. Seorang pengamen berinisial LA (56), asal Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Kamis (27/8/2026).

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB oleh pemilik kos. Sebelumnya, pada Rabu (26/8/2026) malam, korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut.

Namun, kondisi korban pada Kamis pagi disebut telah membaik. Ia bahkan masih sempat mandi dan mencuci pakaian.

Sekitar pukul 10.00 WIB, pemilik kos sempat memberikan makanan kepada korban. Setelah itu, saksi meninggalkan korban seorang diri di dalam kamar.

“Sekitar jam 10.00 WIB itu sempat saya beri makan, kemudian saya tinggal,” ujar saksi.

Dua jam kemudian, saksi kembali mengecek kondisi korban lantaran tidak kunjung terlihat keluar dari kamar. Saat pintu kamar diperiksa, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Ternyata orangnya sudah tidak ada (meninggal),” beber saksi.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat. Laporan selanjutnya diteruskan kepada Polsek Kepanjen dan Dinas Sosial Kabupaten Malang.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk menjalani pemeriksaan dan visum.

Kapolsek Kepanjen Kompol Subijanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Subijanto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, LA tinggal seorang diri di kamar kos tersebut. Korban diketahui baru sekitar dua minggu menetap di lokasi.

Selama berada di Malang, korban bekerja sebagai pengamen keliling di sejumlah kawasan di Kepanjen. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit asam urat dan kerap mengeluhkan kram pada bagian kaki.

Pihak keluarga korban telah dihubungi. Selanjutnya, penanganan jenazah dilakukan dengan melibatkan Dinas Sosial Kabupaten Malang.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Rayakan HUT ke-78 Polwan, Kapolres Batu Berbagi Berkah untuk Ojol

28 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Membuka Tabir Pasar Karangploso: Rekaman Curhat Mantan Kepala Pasar Ungkap Perspektif Baru

28 Agustus 2026 - 12:56 WIB

BPBD Kabupaten Malang Serahkan Logistik untuk Korban Kebakaran di Pakisaji

27 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Polisi Respon Cepat Laporan Laka di Asrikaton Pakis via 110

27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pengamat UMM : KDMP Harus Dibangun dari Kebutuhan Warga

27 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Polres Malang Gelar Patroli Gabungan Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

27 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !