BACAMALANG.COM – Relawan Malang berangkat secara mandiri menuju Labuan Bajo untuk misi kemanusiaan menyalurkan bantuan terdampak gempa NTT. Keberangkatan dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan kapal KM Dharma Rucitra 7 pada Rabu (30/9/2026) pukul 23.00 WIB.
Relawan Perwakilan Komunitas Peduli Malang, Yoeni Achyar, mengatakan rombongan berjumlah dua orang dengan membawa perlengkapan pribadi, perlengkapan relawan, kebutuhan operasional, serta satu unit sepeda motor untuk menunjang mobilitas selama di lokasi.
Satu relawan lainnnya berasal dari Gimbal Alas yang juga berangkat mandiri. Sejumlah relawan Gimbal Alas lainnya telah kembali pada tanggal 23 September lalu.
Untuk transportasi kapal, Yuni menyebut pihaknya berangkat secara mandiri tanpa dukungan fasilitas dari pihak lain dan mengatur sendiri seluruh kebutuhan keberangkatan. Rencananya mereka akan tiba pada 2 Oktober, dengan persiapan boarding sekitar enam jam sebelum keberangkatan karena membawa kendaraan.
“Kami datang dengan membawa perlengkapan dan kendaraan operasional sendiri, berkoordinasi dengan jaringan yang sudah ada, lalu menyesuaikan program berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang selama ini mendukung giat sosial Asli Malang. Mohon doa semoga di sana bisa maksimal membantu mereka,” ujar Yuni, kepada bacamalang, Rabu (30/9/2026).
Setibanya di Labuan Bajo, pergerakan selanjutnya akan menyesuaikan hasil koordinasi dan kondisi di lapangan. Yuni mengaku sudah berkoordinasi dengan jejaring relawan di sana, termasuk teman dari Gimbal Alas Indonesia, relawan NH dan Icikiwir Berbagi yang masih di sana.
Terkait durasi dan program kegiatan, Yuni mengatakan masih menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan akan melakukan assessment terlebih dahulu setelah tiba.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































