Relawan Malang Berangkat Mandiri, Salurkan Bantuan Terdampak Bencana NTT - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 30 Sep 2026 13:59 WIB ·

Relawan Malang Berangkat Mandiri, Salurkan Bantuan Terdampak Bencana NTT


 Relawan Perwakilan Komunitas Peduli Malang, Yoeni Achyar, berangkat secara mandiri menuju Labuan Bajo untuk misi kemanusiaan menyalurkan bantuan terdampak gempa NTT, membawa sepeda motor untuk memudahkan operasional di lokasi. (Yoeni for bacamalang) Perbesar

Relawan Perwakilan Komunitas Peduli Malang, Yoeni Achyar, berangkat secara mandiri menuju Labuan Bajo untuk misi kemanusiaan menyalurkan bantuan terdampak gempa NTT, membawa sepeda motor untuk memudahkan operasional di lokasi. (Yoeni for bacamalang)

BACAMALANG.COM – Relawan Malang berangkat secara mandiri menuju Labuan Bajo untuk misi kemanusiaan menyalurkan bantuan terdampak gempa NTT. Keberangkatan dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan kapal KM Dharma Rucitra 7 pada Rabu (30/9/2026) pukul 23.00 WIB.

Relawan Perwakilan Komunitas Peduli Malang, Yoeni Achyar, mengatakan rombongan berjumlah dua orang dengan membawa perlengkapan pribadi, perlengkapan relawan, kebutuhan operasional, serta satu unit sepeda motor untuk menunjang mobilitas selama di lokasi.

Satu relawan lainnnya berasal dari Gimbal Alas yang juga berangkat mandiri. Sejumlah relawan Gimbal Alas lainnya telah kembali pada tanggal 23 September lalu.

Untuk transportasi kapal, Yuni menyebut pihaknya berangkat secara mandiri tanpa dukungan fasilitas dari pihak lain dan mengatur sendiri seluruh kebutuhan keberangkatan. Rencananya mereka akan tiba pada 2 Oktober, dengan persiapan boarding sekitar enam jam sebelum keberangkatan karena membawa kendaraan.

“Kami datang dengan membawa perlengkapan dan kendaraan operasional sendiri, berkoordinasi dengan jaringan yang sudah ada, lalu menyesuaikan program berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang selama ini mendukung giat sosial Asli Malang. Mohon doa semoga di sana bisa maksimal membantu mereka,” ujar Yuni, kepada bacamalang, Rabu (30/9/2026).

Setibanya di Labuan Bajo, pergerakan selanjutnya akan menyesuaikan hasil koordinasi dan kondisi di lapangan. Yuni mengaku sudah berkoordinasi dengan jejaring relawan di sana, termasuk teman dari Gimbal Alas Indonesia, relawan NH dan Icikiwir Berbagi yang masih di sana.

Terkait durasi dan program kegiatan, Yuni mengatakan masih menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan akan melakukan assessment terlebih dahulu setelah tiba.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD Kabupaten Malang yang Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba di Surabaya

30 September 2026 - 13:28 WIB

Gerindra Pastikan Tak Ada Toleransi Kader yang Terbukti Melawan Hukum

30 September 2026 - 13:02 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Kabupaten Malang Salurkan 3,1 Juta Liter Air Bersih ke 13 Desa

30 September 2026 - 12:57 WIB

Bedah Buku di FH UB Bahas Politik Hukum Pembentukan Perundang-undangan yang Dikehendaki Publik

30 September 2026 - 12:18 WIB

Mantan Kepsek SMPN 18 Malang Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice

30 September 2026 - 09:47 WIB

Patroli Humanis Polres Malang Bagikan Sembako Sambil Sosialisasikan Layanan 110

30 September 2026 - 08:37 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !