Kota Malang Masih Level 3 Perpanjangan PPKM, Ketua Perindo Beri Catatan Kritis - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 14 Sep 2021 20:22 WIB ·

Kota Malang Masih Level 3 Perpanjangan PPKM, Ketua Perindo Beri Catatan Kritis


 Kota Malang Masih Level 3 Perpanjangan PPKM, Ketua Perindo Beri Catatan Kritis Perbesar

BACAMALANG.COM – PPKM di Malang Raya terus dilanjutkan hingga seminggu ke depan. Menariknya level Kota Malang masih level 3. Sementara Kabupaten Malang dan Kota Batu sudah level 2.

Terkait hal ini, Ketua Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly atau biasa disapa Mbak Nelly memberikan 3 point catatan penting.

“Kita semua harus konsisten menjaga penurunan kasus Covid-19 di daerah yaitu dengan cara memakai masker, gencarkan vaksin serta batasi dan seleksi mobilitas. Saya punya tiga (3) catatan penting terkait hal ini,” tutur Ketua Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly atau biasa disapa Mbak Nelly, Selasa (14/9/2021).

Seperti diketahui, PPKM kembali diberlakukan di wilayah Malang Raya sampai tanggal 20 September 2021. Untuk Kota Malang level 3. Sementara Kota Batu dan Kabupaten Malang sudah Level 2.

Selanjutnya Nelly menjelaskan 3 point yang dimaksudkan. “Pertama ketat galakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker selain tentunya menghindari diri kita dari droplet berguna juga mengurangi resiko kita untuk menghirup udara berpolusi dan jadikan masker sebagai trend fashionable tentunya dengan memperhatikan tingkat filtrasi dan efektivitas masker,” paparnya.

Diungkapkannya, kedua, gencarkan vaksinasi dari pintu ke pintu terutama vaksinasi untuk lansia dan penyandang disabilitas.

“Sisir juga tenaga pendidikan agar semua segera tervaksinasi dan pembelajaran tatap muka (PTM) pun dapat dilaksanakan dengan cepat,” urainya.

“Ketiga, membatasi dan menyeleksi mobilitas dengan menggunakan aplikasi pedulilindungi untuk masuk ke fasilitas umum masyarakat. Pada aplikasi pedulilindungi juga dapat melakukan skrining untuk masuk ke pusat perbelanjaan,i ndustri, sarana olahraga, dan ruang publik lainnya,” tukasnya.

“Pemerintah harus lebih gencar mensosialisasikan dengan menggandeng semua elemen saling bahu-membahu untuk mengatasi pandemi,” terangnya. (had)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Peduli Gempa NTT, UIBU Galang Donasi dan Siapkan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak

28 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Kavacha Attorneys at Law Jembatani Kampus dan Dunia Praktik Hukum di Brawijaya Jurist Career Expo 2026

28 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Membuka Tabir Pasar Karangploso: Rekaman Curhat Mantan Kepala Pasar Ungkap Perspektif Baru

28 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Menko Muhaimin Resmikan Perintis Berdaya Connect di Kota Batu, 7.500 UMKM Disiapkan Naik Kelas

26 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Inovasi Tim Pengabdian FISIP UB: Edukasi Mitigasi Bencana Anak Lewat SIBELA Digital di SDN 1 Punten

26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polresta Malang Kota Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana NTT

24 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !