Menko Muhaimin Resmikan Perintis Berdaya Connect di Kota Batu, 7.500 UMKM Disiapkan Naik Kelas - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 26 Agu 2026 21:31 WIB ·

Menko Muhaimin Resmikan Perintis Berdaya Connect di Kota Batu, 7.500 UMKM Disiapkan Naik Kelas


 Menko PM RI, Muhaimin Iskandar, saat meresmikan Perintis Berdaya Connect di Gedung PLUT KUKM Kota Batu. (Yan) Perbesar

Menko PM RI, Muhaimin Iskandar, saat meresmikan Perintis Berdaya Connect di Gedung PLUT KUKM Kota Batu. (Yan)

BACAMALANG.COM – Kota Batu kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM. Hal itu ditandai dengan diluncurkannya Perintis Berdaya Connect, sebuah program yang diarahkan untuk membangun ekosistem usaha yang lebih terhubung dan berkelanjutan.

Program tersebut secara resmi diluncurkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kota Batu, Jalan Abdul Gani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Rabu (26/8/2026).

Peluncuran dihadiri Wali Kota Batu Nurochman, jajaran Forkopimda, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin mengatakan Kota Batu memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif nasional. Karena itu, ia mendorong agar potensi ribuan pelaku UMKM di Kota Batu tidak hanya dikembangkan melalui bantuan, tetapi diperkuat dengan ekosistem usaha yang mampu membuka akses pasar.

“Kita semua para UMKM wilayah Kota Batu, ekonomi kreatif yang menantang. Saya yakin potensi 7.500 dan kita akan menjadi pendobrak. Saya ingin Kota Batu ini menjadi kota yang maju dan bisa bersaing dengan kota-kota besar di berbagai negara,” ujar Muhaimin.

Pemerintah Harus Menjadi Fasilitator

Muhaimin menegaskan, pemberdayaan masyarakat tidak cukup dilakukan dengan memberikan bantuan. Pemerintah, kata dia, harus hadir sebagai fasilitator yang membuka akses, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra, sekaligus membantu meningkatkan kapasitas mereka.

Menurutnya, perubahan ekonomi global yang berlangsung cepat harus diantisipasi dengan memperkuat kemampuan pelaku UMKM agar mampu bersaing.

“Kita terus mengantisipasi disrupsi menjadi bagian dari potensi kita untuk mendorong agar kita sebagai pemerintah mampu menjadi fasilitator, tidak hanya regulator,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah perlu mendorong peningkatan kapasitas dan komunikasi agar produk UMKM Indonesia mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Pemerintah harus terus mendorong kemajuan dan kapasitas komunikasi sehingga produk kita benar-benar bersaing dan bisa hadir di dalam pertarungan pasar yang begitu besar,” imbuhnya.

Kota Batu Diproyeksikan Jadi Lokomotif Ekonomi Kreatif

Muhaimin juga melihat Kota Batu memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari potensi alam, sektor pertanian, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya berbagai inovasi dan produk unggulan daerah.

“Kota Batu memiliki peluang untuk menjadi lokomotif dari ekonomi kreatif nasional,” katanya.

Menurut Muhaimin, pertumbuhan ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung maupun Surabaya. Inovasi dari daerah juga harus mendapatkan ruang untuk berkembang dan menjadi kekuatan baru dalam perekonomian nasional.

Perintis Berdaya Connect Hubungkan UMKM dengan Akses Usaha

Perintis Berdaya Connect dirancang sebagai ekosistem terpadu yang mempertemukan pelaku UMKM, ekonomi kreatif dan koperasi dengan berbagai mitra strategis.

Program tersebut diharapkan mampu membuka akses terhadap pembiayaan, pasar, legalitas, peningkatan kapasitas, hingga pengembangan produk.

Konsep utamanya adalah mengubah ruang pemberdayaan menjadi peluang usaha nyata.

Melalui program ini, pelaku UMKM akan mendapatkan fasilitasi dialog dan business matching, termasuk pendampingan dalam pemenuhan legalitas usaha seperti Standar Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi halal, serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Program tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat UMKM sebagai salah satu fondasi ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing.

Nurochman: PLUT Harus Jadi Wadah Pembinaan Nyata

Wali Kota Batu Nurochman menyambut positif peluncuran Perintis Berdaya Connect. Menurutnya, keberadaan PLUT KUMKM Kota Batu selama ini telah memberikan berbagai layanan bagi pelaku usaha dan koperasi.

Layanan tersebut antara lain konsultasi pengembangan usaha, pendampingan legalitas, hingga pengembangan dan desain kemasan produk.

“Kami menyambut baik akhirnya Perintis Berdaya Connect bagi kami. Program ini akan menghubungkan berbagai kekuatan dalam pemberdayaan generasi muda, yang akan menghubungkan produk-produk pertanian yang sudah terverifikasi untuk masuk ke dunia usaha yang modern,” ujar Nurochman.

Ia juga memaparkan program pendampingan intensif yang telah dilakukan Pemerintah Kota Batu terhadap pelaku UMKM. Salah satunya melalui program yang memberikan pendampingan selama 365 hari kepada 40 UMKM.

Pendampingan tersebut meliputi aspek legalitas, manajemen, pemasaran, digitalisasi hingga pengembangan usaha.

“Pendampingan tersebut mencakup legalitas, manajemen, pemasaran, digitalisasi, hingga pengembangan usaha,” ungkapnya.

Nurochman menambahkan, Kota Batu juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai konsultan terbaik se-Indonesia serta mencatat kinerja terbaik secara nasional melalui program Food KUMKM pada 2024.

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa fasilitas pemberdayaan di Kota Batu tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk membina pelaku usaha.

“Melihat di Kota Batu aktivitas yang nyata dan pembinaan nyata, hasil karyanya juga nyata,” katanya.

Dari Ruang Menjadi Peluang

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, sebelumnya menjelaskan bahwa Perintis Berdaya Connect dibangun sebagai jembatan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Program ini diarahkan agar masyarakat mampu berkembang menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan produktif.

“Ya, agar masyarakat tidak selamanya bergantung pada bantuan sosial, melainkan mampu naik kelas menjadi penggerak ekonomi,” ujarnya.

Di Kota Batu, program tersebut juga memanfaatkan keberadaan PLUT KUMKM sebagai pusat pemberdayaan yang telah berjalan.

Leontinus menyebut layanan desain kemasan gratis menjadi salah satu bentuk dukungan konkret yang telah diberikan. Sebanyak 54 UMKM tercatat telah memanfaatkan layanan tersebut dengan total 69 desain kemasan yang dihasilkan.

Kolaborasi Jadi Kunci

Peluncuran Perintis Berdaya Connect turut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari kepolisian, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial hingga DPRD Kota Batu.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa penguatan UMKM membutuhkan kolaborasi, bukan hanya intervensi dari satu institusi.

Dengan hadirnya Perintis Berdaya Connect, ekosistem UMKM di Kota Batu diharapkan semakin terintegrasi. Tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berlanjut pada peningkatan kapasitas, kepastian legalitas, akses pasar, kemitraan dan kemandirian ekonomi.

Bagi Kota Batu, program ini sekaligus menjadi momentum untuk mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Inovasi Tim Pengabdian FISIP UB: Edukasi Mitigasi Bencana Anak Lewat SIBELA Digital di SDN 1 Punten

26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polresta Malang Kota Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana NTT

24 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, Tim Pengmas UB Gelar Workshop Konseling Guru dan Kesehatan Mental di Ponpes Bahrul Maghfiroh Malang

21 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Relawan Jadi Garda Terdepan, BPBD Kabupaten Malang Apresiasi Perjuangan Padamkan Karhutla Bromo

17 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Jalan Sehat Kemerdekaan UMM, Ratusan Bibit Disebar dan Sampah Dipungut Sepanjang Rute

16 Agustus 2026 - 19:09 WIB

ASLI Malang Buka Donasi untuk Korban Gempa Flores

16 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !