Peduli Gempa NTT, UIBU Galang Donasi dan Siapkan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 28 Agu 2026 20:35 WIB ·

Peduli Gempa NTT, UIBU Galang Donasi dan Siapkan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak


 “NGORE (Ngopi Sore) Bersama Mahasiswa Terdampak Gempa NTT PJKR UIBU”. (ist) Perbesar

“NGORE (Ngopi Sore) Bersama Mahasiswa Terdampak Gempa NTT PJKR UIBU”. (ist)

BACAMALANG.COM – Kepedulian terhadap mahasiswa yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) melalui langkah nyata.

Tak hanya menggalang donasi kemanusiaan, UIBU juga mengambil kebijakan khusus untuk meringankan beban mahasiswa terdampak. Kampus memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan memberikan bantuan biaya hidup, sekaligus membebaskan seluruh biaya wisuda bagi mahasiswa terdampak yang memasuki masa kelulusan.

Semangat solidaritas tersebut turut diwujudkan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (HMPS PJKR) UIBU melalui kegiatan bertajuk “NGORE (Ngopi Sore) Bersama Mahasiswa Terdampak Gempa NTT PJKR UIBU”.

Kegiatan yang berlangsung di Cafe UIBU, Jumat (28/8/2026), itu dikemas secara sederhana namun sarat kepedulian. Sejumlah agenda digelar, mulai dari nonton bersama film bertema empati, penampilan seni dari UKM KopiSEMU, hingga penggalangan donasi untuk membantu para korban gempa di NTT.

Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menegaskan bahwa kampus berkomitmen memastikan musibah yang terjadi tidak memutus perjalanan pendidikan mahasiswa.

“Kami di UIBU tidak hanya mengajarkan ilmu akademis, tetapi juga nilai kepedulian dan kebajikan. Bencana di NTT adalah duka kita bersama. Oleh karena itu, UIBU memastikan tidak boleh ada mahasiswa yang terhenti kuliahnya akibat musibah ini,” tegasnya.

Menurut Nurcholis, mahasiswa UIBU yang terdampak bencana akan mendapatkan bantuan biaya hidup. Sementara bagi mahasiswa terdampak yang telah memasuki periode kelulusan, kampus memberikan pembebasan seluruh biaya wisuda.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan ekonomi yang tengah dihadapi keluarga mahasiswa terdampak di daerah asal. Dengan demikian, mahasiswa tetap dapat berkonsentrasi menyelesaikan pendidikan tanpa harus terbebani persoalan biaya akibat bencana.

UIBU juga mengajak seluruh sivitas akademika serta masyarakat luas untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada masyarakat NTT melalui gerakan #PrayforNTT.

Dukungan, baik berupa bantuan material maupun kepedulian moral, dinilai penting untuk membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Bagi UIBU, kepedulian terhadap korban bencana bukan sekadar aksi sesaat, melainkan bagian dari upaya menanamkan nilai kemanusiaan dan solidaritas di lingkungan perguruan tinggi.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kavacha Attorneys at Law Jembatani Kampus dan Dunia Praktik Hukum di Brawijaya Jurist Career Expo 2026

28 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Membuka Tabir Pasar Karangploso: Rekaman Curhat Mantan Kepala Pasar Ungkap Perspektif Baru

28 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Menko Muhaimin Resmikan Perintis Berdaya Connect di Kota Batu, 7.500 UMKM Disiapkan Naik Kelas

26 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Inovasi Tim Pengabdian FISIP UB: Edukasi Mitigasi Bencana Anak Lewat SIBELA Digital di SDN 1 Punten

26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polresta Malang Kota Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana NTT

24 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, Tim Pengmas UB Gelar Workshop Konseling Guru dan Kesehatan Mental di Ponpes Bahrul Maghfiroh Malang

21 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !