BACAMALANG.COM – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) cabang Kota Malang segera mengukuhkan kepengurusan baru. Saat ini para pengurus sudah mulai menyusun berbagai program demi kembalikan kejayaan tinju Kota Malang di skala nasional.
Ketua Umum Pertina Cabang Malang, Yiyesta Ndaru Abadi menargetkan kepengurusan baru Pertina tahun 2022-2026 ini mampu membawa kejayaan tinju Kota Malang seperti di era tahun 70an hingga 90an kembali.
Pada medio tahun tersebut Kota Malang menjadi barometer petinju skala nasional. Banyak petinju hebat lahir di kota kebanggan Arek Malang ini. “Secara pribadi memaknai Pertina ini adalah media kami. Kedepan patokan yang sudah kami canangkan bisa jadi spirit lebih baik dan lebih dahsyat,” ujar Yesta, saat konferensi pers di Lion Boxing Academy, Rabu (23/3/2022).
Yesta menjelaskan ada dua program unggulan untuk mencari bibit petinju hebat asal Kota Malang. Pertama ialah membuat buku sejarah tentang perjalanan petinju-petinju legenda yang berasal dari Kota Malang.
“Tujuannya ini untuk memberi pengetahuan ke semua bibit petinju bahwa dulunya ada kisah perjuangan petinju dan bagaimana Kota Malang menjadi barometer. Harapannya nanti bisa memotivasi mereka,” tutur dia.
Untuk pembuatan buku, pihaknya telah membentuk tim penulis yang nantinya akan mengumpulkan seluruh narasumber atau legenda tinju Kota Malang itu diulas dalam sebuah buku. “Kita juga kerjasama dengan perguruan tinggi untuk bisa sinergi. Ini nanti jadi satu bentuk spirit bagi adik-adik kita yang memulai karirnya,” ungkapnya.
Kedua ialah program Goes To School. Tujuan program ini adalah untuk memperkenalkan lebih dekat tentang olahraga tinju kepada para pelajar mulai tingkat SD, SMP hingga SMA.
Terpisah, Ketua Umum Harian Pertina Cabang Kota Malang, Hakim menambahkan bahwa Pertina telah mempersiapkan sebuah gelaran roadshow ke sekolah-sekolah dalam rangka sosialisasi dunia tinju dan memberitahukan segala bentuk prestasi atlet tinju Kota Malang.
“Kita perkenalkan bagaimana efek baiknya kedepan menjadi seorang atlet tinju. Itu program kita. Kami sudah komunikasi dengan dinas terkait. Nanti ke SD, SMP dan SMA,” katanya.
Perlu diketahui, berbagai prestasi telah ditorehkan para atlet-atlet tinju Kota Malang dalam berbagai ajang kejuaraan umum. Hal ini menjadi salah satu tumpuan untuk bisa fokus juga meraih hasil maksimal di Porprov Jatim Tahun 2022 yang diadakn dalam beberapa bulan kedepan.
Torehan prestasi yang telah didapat, diantaranya adalah 4 emas dan 1 perunggu pada tahun 2011 untuk Porprov Jatim di Kediri. Kemudian, tahun 2013 menyabet 4 emas dan 1 perunggu. Tahun 2015 di Banyuwangi, mendapatkan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Di tahun 2019, kembali mendapatkan 3 emas di juara umum. Terakhir pada Kejurnas di Kota Batu tahun 2021 lalu, mendapatkan 4 emas dari 6 atlet yang dibawa oleh Pertina Kota Malang.
Dari capaian-capiam tersebut, Pertina Cabang Kota Malang melalui Komisi Teknik Kepelatihan dan Pertandingan, Sutikno, telah menargetkan ajang Porprov Jatim 2022 ini untuk bisa menyabet setidaknya 5 medali emas. “Kita menyiapkan 8 atlet untuk Porprov Jatim. Kita targetkan 5 emas dari 7 partai pertandingan,” tegasnya.
Sementara itu, jelang pengukuhan pengurus baru Pertina Cabang Malang yang digelar pada 27 Maret 2022 mendatang, telah dipersiapkan 3 tujuan dasar dengan tema besar “March To Glory”.
Project Manager Pertina Cabang Kota Malang, Dely menyampaikan bahwa nantinya ada sekitar 11 partai atau pertandingan tinju dalam rangkaian pengukuhan pengurus baru yang digelar di Lion Boxing Academy and Cafe yang berada di Bukit Dieng J7, Kota Malang.
“Tiga tujuan dasar itu adalah Boxing Exhibition road to Porprov, kemudian memperkenalkan official panitia yang mengawal para atlet dan ketiga baru pengukuhan pengurus baru,” jelasnya.
Menariknya, dalam acara tersebut nantinya akan digelar secara balance antara sport dan entertainment, yakni adanya tari beskalan, live performance singer dan dj perform.
“Kepada masyarakat Kota Malang, kami harap dengan kepengurusan baru ini mohon do’a kedepannya dengan program yang kita usung bisa meningkatkan prestasi pembinaan lebih baik dan bisa memunculkan bibit-bibit baru di tinju Kota Malang,” pungkasnya. (BBL)




















































