BACAMALANG.COM – Warga Candirenggo Singosari, Kamis pagi (30/4/2026) pukul 07.12 WIB, merasa resah. Betapa tidak, dua orang tak dikenal nekat menerobos masuk ke rumah Kris di Jalan Tunggul Ametung, dengan modus baru: mengaku mau pindah WiFi.
Kronologi disampaikan admin IG Info Singosari. Pelapor memiliki toko di depan rumah. Dua OTK datang berboncengan sepeda motor. Satu OTK mengalihkan perhatian dengan membeli kantong plastik di toko, sementara satu OTK lain diam-diam menyusup ke halaman lalu membobol masuk ke dalam rumah.
“Pelapor (Kris) memiliki toko di depan rumahnya, 2 OTK datang berboncengan. 1 OTK membeli kantong plastik di toko Pelapor dan 1 OTK masuk ke halaman kemudian masuk ke rumah Pelapor. Dari dalam rumah, 1 OTK dipergoki oleh anak Pelapor dan dijawab oleh OTK itu ‘mau pindah wifi’ dengan alasan yang tidak jelas. Kemudian 2 OTK bergegas meninggalkan TKP,” tulis admin Info Singosari.
Aksinya terhenti setelah dipergoki anak pelapor. OTK itu berkelit dengan alasan janggal, mau pindah wifi, sebelum akhirnya kabur bersama temannya meninggalkan lokasi.
Informasi ini pertama diperoleh dari Andi, Ketua RW 08 Kelurahan Candirenggo, yang langsung mengingatkan warga agar tidak lengah. Modus “cek wifi” ini memicu teror karena diduga jadi kedok baru kawanan kriminal untuk mengincar rumah warga.
Keresahan warga pecah di media sosial. Akun 13rooklyn menulis, dari runtutan cara OTK, rupanya rumah itu sudah diincar lama. Fariz menambahkan, RW 8 jadi sasaran empuk kriminalitas. Sementara Ichel berkomentar, kalau petugas WiFi beneran pasti izin dulu ke pemilik rumah, kalau begini sudah jelas maling.
Kejadian ini jadi alarm keras bagi warga Candirenggo dan sekitarnya. Jangan mudah percaya orang asing dengan alasan tak masuk akal. Segera laporkan gerak-gerik mencurigakan ke pihak berwenang sebelum terlambat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































