Sama Bahayanya dengan HTI, Ken Setiawan Minta PAKEM dan MUI Keluarkan Fatwa Ajaran Khilafatul Muslimin Sesat - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 11 Jun 2022 16:19 WIB ·

Sama Bahayanya dengan HTI, Ken Setiawan Minta PAKEM dan MUI Keluarkan Fatwa Ajaran Khilafatul Muslimin Sesat


 Sama Bahayanya dengan HTI, Ken Setiawan Minta PAKEM dan MUI Keluarkan Fatwa Ajaran Khilafatul Muslimin Sesat Perbesar

BACAMALANG.COM – Selain minta semua pihak waspada, dinilai sama bahayanya dengan HTI, pendiri Negara Islam Indonesia Crisis Center (NCC) Ken Setiawan minta Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) di Kejaksaan Agung dan MUI Pusat mengeluarkan fatwa ajaran Khilafatul Muslimin sesat.

“Perlu diwaspadai bahwa gerakan soft yang dilakukan oleh kelompok Khilafatul Muslimin pimpinan Abdul Qodir Hasan Baraja dan pengikutnya bertujuan akan mengganti sistem di NKRI dengan Negara Islam. Maka, jika ditelaah lebih cermat dan teliti, ajaran Khilafatul Muslimin sama berbahaya dengan khilafah HTI,” tegas Ken Setiawan baru-baru ini.

Seperti viral diberitakan media Pimpinan Khilafatul Muslimin telah ditangkap dan terkait hal tersebut Ken Setiawan memberikan apresiasi serta minta semua pihak waspada karena ajarannya sama bahayanya dengan HTI.

Dikatakannya pola rekrutmen anggota Khilafatul Muslimin pimpinan Abdul Qadir Baraja seperti Pemasaran berjenjang multi-level marketing (MLM).

Ken menjelaskan, organisasi tersebut merekrut dari satu keluarga ke keluarga lainnya. “Mereka seperti multi-level marketing. Jadi misalnya minggu ini di rumahnya Si A, minggu depannya lagi di rumah Si B,” dan selalu mengajak keluarga baru,” jelas Ken.

Ken berpendapat, Khilafatul Muslimin sebenarnya merupakan neo NII atau NII gaya baru yang ingin mencoba pasar yang lebih luas dengan konsep Khilafah. Ini dibuktikan pada tiap anggota yang bergabung dengan Khilafatul Muslimin akan menjalani pembaiatan terlebih dahulu.

“Langkah Kepolisian menangkap Petinggi Khilafatul Muslimin sudah tepat Jangankan kepada keluarga, dengan suami saja, ketika seorang istri sudah dibaiat, dia akan lebih taat pada pimpinannya, pada Abdul Qodir Baraja,” terangnya.

Ken Setiawan bersama para mantan NII yang tergabung dalam NII Crisis Center mendorong agar Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) di Kejaksaan Agung dan MUI Pusat membuat fatwa larangan bahwa ajaran Khilafatul Muslimin sesat dan menyesatkan.

“Dengan adanya larangan dan fatwa dari Pakem Kejaksaan Agung dan MUI diharapkan para anggota Khilafatul Muslimin bertaubat, bersedia mencabut baiat dan ikrar setia kembali kepada NKRI,” pungkasnya. (had)

Artikel ini telah dibaca 132 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

JKJT Edukasi Remaja Gereja tentang Bahaya Kecanduan Gadget, Aktivitas Alam Jadi Solusi Tingkatkan Fokus

14 Juni 2026 - 17:55 WIB

Transformasi Besar Unika Widya Karya Malang, Alumni dan Mahasiswa Diajak Jadi Duta Kampus

14 Juni 2026 - 16:21 WIB

GMNI Kabupaten Malang Desak Evaluasi Total KDMP, Soroti Masalah Tata Kelola dan Beban Desa

13 Juni 2026 - 10:21 WIB

Perkuat Budaya Akademik, HMPS TBI Universitas Al-Qolam Gelar Pekan Inovasi dan Riset 2026

13 Juni 2026 - 07:19 WIB

Program Magang Mandiri UMM Tuntas, Maha Patih Law Office Harap Sinergi Kampus dan Praktisi Hukum Terus Berlanjut

13 Juni 2026 - 07:11 WIB

GKB 5 UMM Diresmikan, Perkuat Posisi Kampus Putih sebagai Pusat Pendidikan Medis Nasional

12 Juni 2026 - 14:37 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !