Pendapatan Kota Malang Menurun Selama Pandemi Covid-19 - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Jun 2020 20:41 WIB ·

Pendapatan Kota Malang Menurun Selama Pandemi Covid-19


 Pendapatan Kota Malang Menurun Selama Pandemi Covid-19 Perbesar

BACAMALANG.COM – Badai pandemi Covid-19 menimbulkan pengaruh yang sangat besar bagi sendi-sendi kehidupan. Salah satu dampaknya yakni perekonomian dan pendapatan di kota Malang. Pendapatan di kota Malang sendiri mengalami penurunan sebesar 20,78 persen selama pandemi Covid-19.

Penurunan ini disampaikan Walikota Malang Sutiaji, saat rapat koordinasi bersama pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kota Malang yang digelar di ruang sidang Balaikota Malang pada Selasa, 9/6/2020.

“Relatif lebih baik dari asumsi yang kita perkirakan di awal pandemi Covid-19 menyasar kota Malang sejak Maret. Saat itu kita perkirakan turun hingga 50 persen”, terang Sutiaji.

Secara tegas, Sutiaji mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun pola hidup baru. Hal ini dilakukan guna memperbaiki perekonomian di kota Malang.

“Tidak bisa tidak, kita harus memutar roda ekonomi, dan membangun pola kehidupan baru. Yakni menyelaraskan langkah upaya memutus mata rantai Covid-19 dengan upaya menggerakkan simpul – simpul ekonomi yang ada di kota Malang”, tegas Sutiaji.

Menurutnya, ada dua sektor yang survive dan menunjukkan trend positif selama masa covid yakni sektor e commerce dan produk makanan segar.

Walikota Malang juga menekankan kepada seluruh perangkat daerah untuk memulai menggerakkan program kegiatan yang mulai melibatkan partisipasi publik.

“Pada masa adaptif kita sudah tidak lagi social distancing, yang kita tekankan adalah physical distancing. Sehingga OPD jangan gamang apabila menggelar kegiatan yang melibatkan berbagai elemen, seperti gelar produk UMKM dan giat lain yang mampu menstimulus ekonomi daerah”, ujar Sutiaji.

Namun Sutiaji tetap menekankan kepada masyarakat untuk tetap berpedoman pada kedisiplinan prinsip – prinsip dasar protokol Covid-19 seperti menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, seluruh peserta dalam kondisi sehat, serta mengatur jarak dengan benar.

“Harus tersedia hand sanitizer secara memadai, tempat giat tersedia wastafel yang memadai, dan kapasitas ruangan tidak boleh lebih dari 50 persen”, tutup Sutiaji. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Viral Usai Bobol Konter HP, Residivis Spesialis Curat Dibekuk Satreskrim Polresta Malang Kota

1 Juli 2026 - 09:39 WIB

BeSS Resort Malang Ajak Anak Belajar dari Alam Lewat “Kembali ke Kebun”

1 Juli 2026 - 09:34 WIB

Polres Batu Tuntaskan 6 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Seluruh Berkas Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Juli 2026 - 09:21 WIB

Edukasi PLTS Hadir di Kampung ProKlim Madyopuro, Teknik Elektro ITN Malang Dorong Kemandirian Energi Warga

1 Juli 2026 - 09:15 WIB

OJK Malang Perkuat Budaya Menabung Pelajar Melalui Program KEJAR dan RABU di Kabupaten Malang

1 Juli 2026 - 08:58 WIB

Kepergok Warga Saat Gasak Motor, Pelaku Curanmor di Kota Batu Babak Belur Diamuk Massa Sebelum Diamankan Polisi

1 Juli 2026 - 06:25 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !