Peringati Hari Mental Sedunia, IJTI Korda Malang Raya Gelar 'Pound With View'  - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 12 Okt 2024 18:54 WIB ·

Peringati Hari Mental Sedunia, IJTI Korda Malang Raya Gelar ‘Pound With View’ 


 Peserta Pound fit saat mengikuti gerakan Pound pro, kegiatan ini di gelar di halaman Balaikota Malang. (Rohim Alfarizi) Perbesar

Peserta Pound fit saat mengikuti gerakan Pound pro, kegiatan ini di gelar di halaman Balaikota Malang. (Rohim Alfarizi)

BACAMALANG.COM – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang Raya menyelenggarakan kegiatan bertajuk ‘Pound With View’ di halaman Balai Kota Malang, pada Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Mental Health is Important’ ini digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober.

Ketua pelaksana Pound With View, Hilda Daningtyas mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berolahraga.

“Jadi pentingnya olahraga, untuk menjaga tubuh dan kesehatan mental agar kita menjadi pribadi yang terhindar dari pikiran-pikiran buruk,” ujar Hilda di sela-sela acara, Sabtu (12/10/2024).

Lebih lanjut Hilda juga mengatakan, sebagai jurnalis, IJTI cukup memahami berbagai permasalahan di tengah masyarakat yang disebabkan oleh kesehatan mental.

“Bagaimana peran kita sebagai wartawan agar bisa ikut meminimalisir terjadinya gangguan mental . Kenapa olahraga? Karena olahraga itu juga bisa membantu teman-teman untuk stress release apalagi olahraga ini bisa dilakukan siapapun,” jelasnya.

Hilda mengaku, pihaknya sengaja memilih olahraga pound fit karena olahraga itu saat ini sedang populer dan digandrungi oleh masyarakat.

“Pound fit memang efektif untuk meredakan stress release. Jadi kita itu pakai ripstick untuk memukul matras, melampiaskan emosi dan para pound posses ini kalau pound fit itu juga sambil teriak, untuk meluapkan emosi, jadi sarana yang pas untuk stress release,” ungkapnya.

Pendaftaran kegiatan Pound With View dibuka sejak 1 Oktober 2024, jumlah pendaftarnya saat itu menembus angka 300 orang lebih.

“Kita sistemnya war. Yang daftar sudah 300 peserta lalu kita saring karena ini baru pertama, jadi kita mau kasih yang maksimal, kita batasin kuotanya hanya 120 orang tercepat,” bebernya.

Untuk bisa mengikuti pound fit ini, para peserta cukup membayar sebesar Rp 65 ribu. Dengan biaya itu, peserta sudah mendapatkan berbagai fasilitas termasuk sewa ripstick.

“Pendaftaran Rp 65 ribu itu sudah dapat goodybag senilai serupa juga termasuk sewa ripstick. Juga ada tes kesehatan sama cek gula darah gratis untuk peserta dari Parahita,” ungkapnya.

Kegiatan Pound With View ini dipandu oleh dua Pound Pro kenamaan Malang dari Pound Arema yakni Carolina dan Rilia.

“Instrukturnya kita pakai Pound Pro Arema yakni komunitas pound yang paling terkenal sekarang di Malang. Setiap hari mereka ada kelas, kalau Sabtu Minggu sekali kelas bisa sampai 160-200 orang, mereka banyak banget massanya,” bebernya.

Kegiatan ini bisa terselenggara atas support Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur Park Grup, Kokola, Wardah, Perumda Tugu Tirta, dan J Water.

“Kota Malang itu sekarang lagi ramai-ramainya pound fit, banyak kelas massal. Cuma kalau teman-teman itu suka pound fit secara tematik, kayak gini ini kan belum pernah digelar di Alun-alun Tugu dengan view yang bagus. Jadi moodnya bisa baik, senang, dan mentalnya pun sehat,” lanjutnya.

Sementara salah seorang peserta dari Kabupaten Malang, Iik sudah lama mengikuti pound fit, biasanya kerja kantoran.

“Kegiatan ini banyak pengaruhnya karena kalau pound fit ini olahraganya kan dio, jadi kita tidak saja menggerakkan secara fisik, tapi mentaly juga karena banyak teman jadi bisa sambil teriak-teriak, melampiaskan emosi yang biasanya tidak bisa terlampiaskan,” pungkas Iik.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polres Malang Ungkap Dua Kasus Kriminal: Tangkap DPO Curanmor dan Dua Pengedar Sabu

5 Mei 2026 - 23:09 WIB

Apel Pencanangan Bulan Membangun SDM 2026, Kalapas Malang Tekankan Pelayanan Prima dan Penguatan Integritas

5 Mei 2026 - 19:59 WIB

Miris! Pria Bonceng Anak Kecil Terekam Curi HP Pelajar di Taman Merjosari Kota Malang

5 Mei 2026 - 15:56 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan dan Perusakan Mobil Rombongan Wisata di Pantai Wediawu

5 Mei 2026 - 15:41 WIB

Sidang Pembunuhan “Wanita Michat” Berlanjut, Pemilik Kontrakan Terdakwa Jadi Saksi

5 Mei 2026 - 13:16 WIB

Helm Pengunjung Gym di Kepanjen Digasak Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV

5 Mei 2026 - 12:30 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !