BACAMALANG.COM – Di tengah pesatnya arus digitalisasi, kolaborasi lintas sektor kini menjadi sebuah keniscayaan. Menjawab tantangan tersebut, Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jawa Timur secara resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2029, Sabtu (14/2/2026).
Pelantikan berlangsung di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam kesempatan tersebut, akademisi Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Awang Dharmawan, S.I.Kom., M.A., resmi dilantik sebagai Ketua ASPIKOM Korwil Jatim menggantikan kepengurusan sebelumnya. Acara ini juga dirangkai dengan Seminar Nasional serta Rapat Kerja Daerah untuk merumuskan program strategis pengembangan ilmu komunikasi di Jawa Timur.
Mengusung tema “Memperkuat Peran Strategis Ilmu Komunikasi dalam Peta Jalan Dikti Saintek yang Berdampak untuk Pembangunan di Jawa Timur”, pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan visi 41 perguruan tinggi se-Jawa Timur.
Ketua ASPIKOM Jatim terpilih, Awang Dharmawan, menyoroti besarnya potensi sumber daya manusia (SDM) di bidang komunikasi. Ia mencatat terdapat lebih dari 16.000 mahasiswa dari sekitar 40 program studi rumpun ilmu komunikasi di Jawa Timur.
“Ini bukan sekadar soal kuantitas. Kita akan melahirkan pengetahuan dan peradaban melalui SDM komunikasi di Jawa Timur. Ke depan, kolaborasi dengan industri dan pemerintah, seperti Dinas Kominfo Jawa Timur, akan terus kita perluas agar eksistensi ASPIKOM memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Awang yang juga alumnus Ilmu Komunikasi UMM angkatan 2006.
Semangat kolaborasi tersebut disambut positif oleh pihak tuan rumah. Wakil Rektor V UMM, Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si., menegaskan bahwa paradigma “hebat sendirian” sudah tidak relevan di era saat ini.
“Tidak ada lagi pikiran bahwa maju itu sendiri. Hadirnya berbagai asosiasi di acara ini, seperti Perhumas, menunjukkan bahwa berkumpul dan berkolaborasi merupakan kekuatan luar biasa,” tegasnya.
Prof. Tri juga menekankan pentingnya penguatan laboratorium komunikasi di setiap kampus sebagai pusat pengembangan keilmuan, sekaligus penopang pencapaian akreditasi unggul. Ia mendorong para dosen untuk terus melanjutkan studi hingga jenjang doktor dan meraih gelar guru besar demi meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Acara ini turut dihadiri Ketua Umum ASPIKOM Pusat Prof. Dr. Anang Sujoko, D.KOM., serta Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti komitmen ASPIKOM Jatim dalam membangun pendidikan komunikasi yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



























































