Difabel Jadi Garda Mitigasi Bencana, Aksi Bakti Alam Inklusif Digelar di Gunung Wedon Lawang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 23 Jun 2026 18:03 WIB ·

Difabel Jadi Garda Mitigasi Bencana, Aksi Bakti Alam Inklusif Digelar di Gunung Wedon Lawang


 Aksi Kolaborasi Inklusif Bakti Alam Gunung Wedon di Lawang pada Senin (22/6/2026), diinisiasi Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang fokus pada mitigasi dan pelestarian lingkungan. (ist) Perbesar

Aksi Kolaborasi Inklusif Bakti Alam Gunung Wedon di Lawang pada Senin (22/6/2026), diinisiasi Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang fokus pada mitigasi dan pelestarian lingkungan. (ist)

BACAMALANG.COM – Penyandang disabilitas terus menunjukkan peran strategis dalam berbagai bidang, termasuk mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan. Semangat tersebut tampak dalam Aksi Kolaborasi Inklusif Bakti Alam yang digelar di kawasan Gunung Wedon, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD PB) Kabupaten Malang ini menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk terlibat langsung dalam upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Dukungan penuh diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Menindaklanjuti undangan dari panitia, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menerjunkan personel untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dalam berbagai aksi lapangan.

Kehadiran BPBD menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya penanggulangan bencana yang inklusif. Penyandang disabilitas tidak lagi diposisikan semata sebagai kelompok rentan atau korban, melainkan sebagai bagian penting yang mampu berkontribusi aktif dalam pengurangan risiko bencana.

Koordinator ULD PB Kabupaten Malang, Kertaning Tyas, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk menunjukkan kapasitas dan peran difabel di tengah masyarakat.

“Difabel tidak lagi dipandang hanya sebagai objek atau korban saat bencana, melainkan sebagai subjek yang mampu berkontribusi langsung dalam upaya mitigasi dan pelestarian alam,” ujarnya.

Aksi bakti alam dipusatkan di area parkir Gunung Wedon dan menyasar sejumlah titik strategis. Kegiatan meliputi pemasangan plang edukasi konservasi hutan serta pemasangan rambu-rambu peringatan di kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran hutan.

Kegiatan ini terlaksana melalui sinergi berbagai pihak, di antaranya Yayasan Lingkar Sosial Indonesia, Perhutani KPH Pasuruan, Difabel Pecinta Alam, Komisi Nasional Disabilitas RI, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Turirejo, Kwarran Lawang, PPBI, GEOPIX, serta Gugusdepan Inklusif Lingkar Sosial Indonesia.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Malang yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Gelar Bakti Kesehatan Lansia dan Lomba Siskamling

23 Juni 2026 - 14:27 WIB

Terminal Talangagung Disiapkan Jadi Pemberhentian Akhir Trans Jatim Koridor II, Rute Masih Digodok

23 Juni 2026 - 14:20 WIB

Sidang Perdana Dugaan Penyerobotan Lahan di PN Malang Memanas, Terdakwa Sempat Bentak Majelis Hakim

23 Juni 2026 - 08:29 WIB

Listrik Padam Bergilir di Malang Raya, Warga dan Pelaku Usaha Mengaku Merugi

23 Juni 2026 - 07:12 WIB

Kirab Banteng 1 Suro Jadi Simbol Pelestarian Budaya, Nurochman-Heli Kompak Perkuat Identitas Kota Batu

22 Juni 2026 - 19:26 WIB

Mahasiswa Singosari Kehilangan Vario Baru, Digondol Maling Saat Bersih-Bersih Ruko untuk Buka Kafe

22 Juni 2026 - 19:22 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !