Banjir Rendam Gang Mirej Madyopuro, Wali Kota Malang Siapkan Solusi Darurat hingga Jangka Panjang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Apr 2026 15:59 WIB ·

Banjir Rendam Gang Mirej Madyopuro, Wali Kota Malang Siapkan Solusi Darurat hingga Jangka Panjang


 Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran perangkat daerah turun langsung meninjau lokasi pada Rabu siang (22/4/2026). (ist) Perbesar

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran perangkat daerah turun langsung meninjau lokasi pada Rabu siang (22/4/2026). (ist)

BACAMALANG.COM – Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang pada Selasa (21/4/2026) memicu genangan di sejumlah titik. Salah satu wilayah terdampak berada di Gang Mirej, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran perangkat daerah turun langsung meninjau lokasi pada Rabu siang (22/4/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus merumuskan langkah penanganan yang tepat.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, genangan dipicu meluapnya Sungai Amprong hingga masuk ke permukiman. Luapan tersebut membawa material lumpur dan sampah dari aliran sungai.

Wahyu Hidayat menyebut peristiwa ini merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu. Meski demikian, ia menegaskan penanganannya tetap menjadi tanggung jawab bersama lintas pihak.

“Kami akan segera mengoordinasikan langkah penanganan lintas sektor. Karena Sungai Amprong berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, diperlukan sinergi untuk menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh, baik solusi darurat maupun jangka panjang,” ujarnya.

Dari hasil dialog dengan warga, diketahui genangan tidak hanya disebabkan tingginya curah hujan. Kondisi Sungai Amprong yang mengalami penyempitan serta tingginya sedimentasi turut memperparah aliran air. Bahkan, dalam satu bulan, genangan dilaporkan bisa terjadi hingga lima kali.

Sebagai langkah jangka pendek, Pemerintah Kota Malang akan melakukan pengerukan sungai guna mengurangi sedimentasi dan memperlancar aliran air. Sementara untuk jangka panjang, direncanakan pembangunan embung sebagai penampung air sekaligus pengendali debit saat hujan deras di wilayah hulu.

“Embung ini akan menjadi solusi strategis. Saat debit air tinggi, aliran bisa dialihkan untuk ditampung sementara, lalu dilepas kembali setelah kondisi normal,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Malang juga akan memperketat pengawasan di bantaran Sungai Amprong. Penataan bangunan liar, pengendalian sedimentasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah turut menjadi fokus dalam upaya penanganan berkelanjutan.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Candirenggo Kompak Gagalkan Transaksi Narkoba, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

22 April 2026 - 13:35 WIB

Aksi Maling Perempuan di Pakis Terekam CCTV, Gondol Produk Frozen Saat Toko Ramai

22 April 2026 - 06:00 WIB

DPUPRPKP Malang Edukasi PBG-SLF dan Pengelolaan Limbah untuk Dapur SPPG

22 April 2026 - 05:56 WIB

Satreskrim Polres Batu Ringkus Pelaku Pencurian 19 Keping Emas di Ngantang, Kerugian Capai Rp54 Juta

22 April 2026 - 05:43 WIB

Bukan Cuma Berkebaya, HIMPAUDI Kepanjen Dorong Kartini Hidup di Keteladanan Guru

21 April 2026 - 15:58 WIB

Ketua Komisi I: Penunjukan Kepala DLH Sesuai Prosedur, Kini Harus Buktikan Kinerja

21 April 2026 - 15:51 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !