BACAMALANG.COM – Tradisi Selamatan Desa atau Bersih Desa terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya yang sarat makna di Kabupaten Malang. Ritual adat ini menjadi simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai budaya adiluhung kepada generasi penerus.
Belum lama ini, Camat Pakisaji, Taufik Nurahman, S.STP., M.AP., menghadiri rangkaian kegiatan Selamatan Desa yang diselenggarakan di empat desa, yakni Desa Permanu, Desa Genengan, Desa Karangpandan, dan Desa Kebonagung.
Kehadiran Camat Pakisaji menjadi wujud dukungan Pemerintah Kecamatan Pakisaji terhadap upaya pelestarian tradisi dan budaya lokal. Selain sebagai ungkapan syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan, tradisi Bersih Desa juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga keharmonisan antarmasyarakat.
“Selamatan Desa atau Bersih Desa ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi bentuk doa untuk para leluhur, ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga,” ujar Taufik Nurahman.
Ia berharap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal, semangat gotong royong diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendorong terwujudnya desa-desa di Kecamatan Pakisaji yang harmonis, maju, dan berdaya saing.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



















































