Cegah Wabah PMK, Polsek Ngantang Lakukan Penyekatan 24 Jam di Pos Kambal - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 10 Jun 2022 16:04 WIB ·

Cegah Wabah PMK, Polsek Ngantang Lakukan Penyekatan 24 Jam di Pos Kambal


 Cegah Wabah PMK, Polsek Ngantang Lakukan Penyekatan 24 Jam di Pos Kambal Perbesar

BACAMALANG.COM – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi di wilayah Kota Batu menjadi perhatian serius dari Kepolisian Resort Batu.

Bahkan, jajaran Polres Batu setiap harinya terus melakukan pemantauan semua aktivitas peternak dan hewan ternak.

Begitupun di wilayah hukum Polsek Ngantang, Polres Batu yang juga melakukan pemantauan dengan membatasi keluar masuknya kendaraan pengangkut hewan ternak.

Kapolsek Ngantang AKP Hanis Iswanto, SH menjelaskan  bahwa anggota kepolisian terus melaksanakan kegiatan patroli dan memaksimalkan Pos-pos penyekatan untuk memantau aktivitas keluar masuknya hewan ternak.

“Kita memaksimalkan Pos-pos penyekatan, seperti di Pos Kambal yang melakukan penyekatan 24 jam untuk memantau keluar masuknya hewan ternak dari blitar menuju Kota Batu, maupun sebaliknya,” terang AKP Hanis kepada awak media, pada Jumat (10/7/2022).

Pihaknya juga menyampaikan, dan  menghimbau kepada peternak sapi agar mematuhi peraturan yang ditentukan oleh pemerintah.

“Dengan merebahnya PMK, dihimbau kepada peternak sapi untuk selalu menjaga kebersihan hewan dan kandang ternak. Selain itu, penyekatan di Pos Kambal oleh anggota selama 24 jam, diharapkan mampu meminimalisir mobilitas pedagang dan peternak hewan yang masuk ke Kota Batu, khususnya wilayah Pujon dan Ngantang,” pungkasnya. (Eko)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Modus Pengobatan Alternatif, Dukun di Gedangan Cabuli Pasien Hingga Berulang Kali

23 April 2026 - 22:14 WIB

Gebrakan Kalapas Baru Malang: Christo Toar Tancap Gas Upgrade SDM dan Sikat Penyelundupan HP-Narkoba

23 April 2026 - 18:50 WIB

Usai Isu Suap Emas BPJS Terbantahkan, DPRD Soroti terkait Pelayanan

23 April 2026 - 18:17 WIB

Eksekusi Eks Persada Swalayan di Lowokwaru Berjalan Kondusif, Tanpa Perlawanan

23 April 2026 - 17:15 WIB

Longsor 12 Meter di Pakiskembar, Akses Lalin Terganggu

23 April 2026 - 15:04 WIB

Satu Keluarga Kecelakaan Tabrak Kontainer di Lawang, 1 Tewas 7 Luka

23 April 2026 - 14:36 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !