Kemarau Memuncak, BPBD Kabupaten Malang Gelontorkan 642.800 Liter Air Bersih ke 5 Desa - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 29 Agu 2026 19:04 WIB ·

Kemarau Memuncak, BPBD Kabupaten Malang Gelontorkan 642.800 Liter Air Bersih ke 5 Desa


 Personel BPBD melakukan penyaluran air bersih. (IG BPBD) Perbesar

Personel BPBD melakukan penyaluran air bersih. (IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Puncak musim kemarau mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang pun menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan sejak 3 Agustus 2026.

Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Malang Nomor 100.3.3.2/465/35.07.013/2026, setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan survei, pemantauan, asesmen, hingga menerima permohonan bantuan air bersih dari sejumlah pemerintah desa.

Distribusi air bersih mulai dilakukan sejak 8 Agustus 2026 dan hingga kini masih terus berlangsung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengungkapkan, hingga Rabu (27/8/2026) pukul 20.00 WIB, sebanyak 642.800 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat terdampak.

“Total sudah 642.800 liter air bersih yang kami distribusikan dalam 127 rit,” kata Purwoto kepada BACAMALANG.COM, Sabtu (29/8/2026).

Bantuan tersebut menjangkau 8.379 jiwa atau 2.657 kepala keluarga (KK) yang tersebar di lima desa pada empat kecamatan.

Kelima desa tersebut yakni Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung; Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo; Desa Sumberagung dan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan; serta Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan.

Distribusi terbesar diterima Desa Karangkates dengan 218.800 liter untuk 845 KK. Kemudian Desa Sumberagung sebanyak 140.000 liter untuk 609 KK, Kedungbanteng 60.000 liter untuk 570 KK, Tumpakrejo 135.000 liter untuk 307 KK, dan Sumberoto 39.000 liter untuk 326 KK.

Selain permukiman warga, BPBD juga memasok 50.000 liter air bersih ke Puskesmas Sitiarjo.

Pada Kamis (27/8/2026), misalnya, BPBD mengerahkan tiga armada untuk mendistribusikan 51.000 liter air dalam sembilan rit. Rinciannya, 31.000 liter dikirim ke Karangkates, 15.000 liter ke Kedungbanteng, dan 5.000 liter ke Puskesmas Sitiarjo.

Purwoto menjelaskan, kekeringan terjadi terutama karena debit sumber mata air masyarakat terus menurun, sementara infrastruktur penyediaan air di sejumlah wilayah masih terbatas.

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD tidak bekerja sendiri. Distribusi air melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), PMI, PJT I Karangkates, Perumda Tirta Kanjuruhan, puskesmas, pemerintah desa, hingga sejumlah pihak swasta seperti Buana Solusindo dan Marva Telekomunikasi.

“Kolaborasi lintas sektor terus kami lakukan agar kebutuhan air masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi,” jelas Purwoto.

BPBD Kabupaten Malang memastikan penanganan kekeringan akan terus diperkuat selama masa tanggap darurat. Langkah yang disiapkan meliputi optimalisasi Posko Tanggap Darurat, distribusi air bersih secara berkala, pemantauan wilayah rawan kekeringan, serta evaluasi dampak secara menyeluruh.

Dengan puncak musim kemarau yang masih berlangsung, masyarakat di wilayah rawan kekeringan diimbau tetap menghemat penggunaan air dan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila membutuhkan bantuan distribusi air bersih.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tekan 1,5 Ton Sampah Anorganik per Hari, UB Gandeng iLitterless Kembangkan Sistem RVM Terintegrasi Plus Reward

29 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Dorong Budaya Pilah Sampah di Kampus, UB Gandeng iLitterless Indonesia Luncurkan Reverse Vending Machine Berbasis IoT

29 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Unit PPA Polresta Malang Kota Tangkap Ibu dan Pasangannya

29 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Bakar Daduk Tebu Berujung Petaka, 3.000 Meter Persegi Lahan di Turen Terbakar

29 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lesbumi NU Sumberpucung Dikukuhkan, Usung Semangat Nguri-uri Budaya Nusantara

29 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Gara-Gara Bakar Daduk Tebu, Api Lahap 3.000 Meter Persegi Lahan di Turen

28 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !