Khawatir Keberlangsungan Toko Tradisional Terancam, Warga Dau Tolak Pendirian Minimarket - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 24 Agu 2022 13:56 WIB ·

Khawatir Keberlangsungan Toko Tradisional Terancam, Warga Dau Tolak Pendirian Minimarket


 Khawatir Keberlangsungan Toko Tradisional Terancam, Warga Dau Tolak Pendirian Minimarket Perbesar

BACAMALANG.COM – Merasa khawatir keberadaan minimarket mengancam keberlangsungan usaha toko tradisional sebagai sumber nafkah, puluhan warga Dusun Dermo, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menolak rencana pendirian minimarket di wilayahnya, baru-baru ini.

“Warga sekitar menolak berdirinya Indomaret di Dusun Dermo. Karena ini sangat merugikan toko kecil,” kata salah satu warga Dusun Dermo, EA .

Penolakan warga dilakukan dengan penandatangan petisi secara bersama ini terpantau telah berlangsung sejak Sabtu (20/8/2022) hingga Minggu (21/8/2022) lalu.

Menurut EA, rencana berdirinya Indomaret ini akan berdampak pada penghasilan toko tradisional. Sebab, rencana lokasi berdirinya mini market ini tak jauh dari toko tradisional milik warga setempat.

“Disini sudah sekitar puluhan warga yang sudah menyatakan penolakannya dan turut menandatangani petisi ini,” sambungnya.

Warga Dermo ini berharap agar pemerintah setempat dapat segera mengambil sikap serius agar hal yang akan mempengaruhi perekonomian masyarakat ini tidak benar-benar terealisasi.

Sementara itu, Kepala Desa Mulyoagung Suheri mengatakan, semua keputusan berada di tangan warga.

“Kalau diperbolehkan warga ya monggo (silahkan). Tapi kalau tidak diperbolehkan warga ya kita nggak (tidak) bisa maksa,” kata Kades Suheri singkat.

Ia mengaku telah menerima petisi penolakan dari sekitaran 60-an warga Dusun Dermo yang tidak sepakat terhadap rencana pendirian Indomaret ini.(had)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Polisi Gandeng Tokoh Agama, 57 Da’i Kamtibmas Perkuat Toleransi di Kota Malang

6 November 2026 - 16:12 WIB

Tiga Hari Hilang, Lansia di Kasembon Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Lereng Sungai

6 November 2026 - 15:47 WIB

Satu Komando Hadapi Bencana, Polres Malang Cek Kesiapan Personel dan Peralatan

6 November 2026 - 13:16 WIB

Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan

6 November 2026 - 12:23 WIB

Antisipasi Gangguan Air, Tugu Tirta Siagakan Tangki Gratis Selama Peremajaan 13 SPAM

6 November 2026 - 11:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !