Kota Malang Berdoa, Wakapolresta Ajak Warga Rawat Toleransi dan Perkuat Persatuan - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Okt 2026 17:44 WIB ·

Kota Malang Berdoa, Wakapolresta Ajak Warga Rawat Toleransi dan Perkuat Persatuan


 Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta jajaran Forkopimda Kota Malang menghadiri acara Kota Malang Berdoa. (ist) Perbesar

Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta jajaran Forkopimda Kota Malang menghadiri acara Kota Malang Berdoa. (ist)

BACAMALANG.COM – Ratusan peserta mengikuti kegiatan Kota Malang Berdoa bertema “Keteduhan, Keselamatan, dan Keberkahan Bangsa” di Masjid Baiturrahman, Balai Kota Malang, Selasa (20/10/2026) sore. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kerukunan, menumbuhkan toleransi, dan menjaga kondusivitas Kota Malang.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar hadir mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. dalam kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut.

Acara diisi dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang dipimpin unsur Kementerian Agama Kota Malang. Sejumlah pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi lintas agama turut hadir.

Keterlibatan berbagai elemen ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di tengah keberagaman.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa bersama tidak hanya menjadi bentuk ikhtiar spiritual, tetapi juga harus diiringi tindakan nyata untuk membangun daerah dan menjaga keutuhan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa keberagaman suku, ras, dan agama merupakan kekayaan Kota Malang yang perlu dirawat bersama melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan semangat gotong royong.

Menurut Wahyu, kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni memohon keteduhan agar masyarakat hidup damai dan tidak mudah terprovokasi, keselamatan dari berbagai ancaman maupun bencana, serta keberkahan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap Kota Malang Berdoa tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu memperkuat solidaritas dan mendorong seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga kerukunan.

Sejalan dengan pesan tersebut, AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan komitmen Polri untuk mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

Menurutnya, kegiatan yasinan dan doa bersama dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun kesadaran bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.

“Polri mendukung kegiatan doa bersama ini sebagai ikhtiar untuk memohon keselamatan dan keberkahan bangsa sekaligus memperkuat persatuan. Semangat Polri Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui kepedulian, toleransi, dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKBP Alex.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh lintas agama, dan masyarakat terus terpelihara. Komunikasi yang terbuka serta kepedulian bersama dinilai penting untuk mengantisipasi potensi konflik sosial sejak dini.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melalui penguatan komunikasi, edukasi, dan kemitraan dengan warga.

Kegiatan Kota Malang Berdoa sekaligus menegaskan bahwa menjaga kedamaian membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pesan persaudaraan, toleransi, dan persatuan diharapkan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Bagi Polresta Malang Kota, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif melalui pendekatan humanis serta kolaborasi dengan masyarakat.

Melalui doa bersama tersebut, seluruh elemen yang hadir berharap masyarakat terus menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh provokasi, dan memperkuat semangat gotong royong demi terwujudnya keteduhan, keselamatan, serta keberkahan bagi bangsa Indonesia.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Akademisi UB: Kritik Mahasiswa Jadi Kontrol Publik dalam Demokrasi

22 Oktober 2026 - 21:22 WIB

UMM Siapkan Kado Hari Santri Nasional 2026, Sediakan Potongan Biaya Studi hingga Asrama Gratis bagi Lulusan Pesantren

22 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Kebakaran TPA Supit Urang, Kapolresta Malang Kota Kerahkan AWC dan Bagikan Masker ke Warga

22 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Hari Santri Nasional di Wonosari Tekankan Persatuan, Pengibar Bendera Non-Muslim hingga Doa Berbahasa Jawa Curi Perhatian

22 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Modus Kencan hingga Pura-pura Beli Bensin, URC Polres Malang Tangkap Terduga Spesialis Curanmor

22 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pengelolaan TKD Tak Sesuai Prosedur, Komisi I DPRD Kabupaten Malang Minta Inspektorat Turun Tangan

22 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !