Kota Malang Masih Level 3 Perpanjangan PPKM, Ketua Perindo Beri Catatan Kritis

Caption : Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly. (dok pribadi)

BACAMALANG.COM – PPKM di Malang Raya terus dilanjutkan hingga seminggu ke depan. Menariknya level Kota Malang masih level 3. Sementara Kabupaten Malang dan Kota Batu sudah level 2.

Terkait hal ini, Ketua Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly atau biasa disapa Mbak Nelly memberikan 3 point catatan penting.

“Kita semua harus konsisten menjaga penurunan kasus Covid-19 di daerah yaitu dengan cara memakai masker, gencarkan vaksin serta batasi dan seleksi mobilitas. Saya punya tiga (3) catatan penting terkait hal ini,” tutur Ketua Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly atau biasa disapa Mbak Nelly, Selasa (14/9/2021).

Seperti diketahui, PPKM kembali diberlakukan di wilayah Malang Raya sampai tanggal 20 September 2021. Untuk Kota Malang level 3. Sementara Kota Batu dan Kabupaten Malang sudah Level 2.

Selanjutnya Nelly menjelaskan 3 point yang dimaksudkan. “Pertama ketat galakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker selain tentunya menghindari diri kita dari droplet berguna juga mengurangi resiko kita untuk menghirup udara berpolusi dan jadikan masker sebagai trend fashionable tentunya dengan memperhatikan tingkat filtrasi dan efektivitas masker,” paparnya.

Diungkapkannya, kedua, gencarkan vaksinasi dari pintu ke pintu terutama vaksinasi untuk lansia dan penyandang disabilitas.

“Sisir juga tenaga pendidikan agar semua segera tervaksinasi dan pembelajaran tatap muka (PTM) pun dapat dilaksanakan dengan cepat,” urainya.

“Ketiga, membatasi dan menyeleksi mobilitas dengan menggunakan aplikasi pedulilindungi untuk masuk ke fasilitas umum masyarakat. Pada aplikasi pedulilindungi juga dapat melakukan skrining untuk masuk ke pusat perbelanjaan,i ndustri, sarana olahraga, dan ruang publik lainnya,” tukasnya.

“Pemerintah harus lebih gencar mensosialisasikan dengan menggandeng semua elemen saling bahu-membahu untuk mengatasi pandemi,” terangnya. (had)