Pemuda Jadi Garda Terdepan Mempertahankan Nilai Kebangsaan di Era Globalisasi - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 25 Des 2024 12:15 WIB ·

Pemuda Jadi Garda Terdepan Mempertahankan Nilai Kebangsaan di Era Globalisasi


 Mantan Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.A.P, berfoto bersama peserta usai seminar. (ist) Perbesar

Mantan Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.A.P, berfoto bersama peserta usai seminar. (ist)

BACAMALANG.COM – Mantan Wali Kota Malang, Drs. Peni Suparto, M.A.P, menegaskan bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam mempertahankan nilai kebangsaan di era globalisasi.

Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Kebangsaan bertema “Pemuda sebagai Garda Terdepan Rekonstruksi Nasionalisme di Era Globalisasi” yang diadakan baru-baru ini.

“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di era globalisasi ini,” tegas Peni.

Acara ini merupakan bagian dari Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), yang diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Al-Qolam, Universitas Kepanjen, dan Universitas Raden Rahmat.

Drs. Peni Suparto menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga dan membangun kembali semangat nasionalisme di tengah arus globalisasi.

Ketua Komisariat DPK GMNI Fakultas Tarbiyah, Bung Moch. Imam Royani, S.Pd., dalam sambutannya, menegaskan bahwa kaderisasi yang berkelanjutan sangat penting untuk memperkuat ideologi nasionalisme di kalangan mahasiswa. “Kita harus memastikan bahwa semangat nasionalisme tetap hidup di hati setiap mahasiswa,” ujarnya.

Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan global dengan tetap berpegang pada identitas nasional. Globalisasi tidak boleh menggerus jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Diharapkan semangat nasionalisme di kalangan peserta terdorong dan bangkit untuk lebih aktif dalam peran kebangsaan.

 

Pewarta: Syaifudin Zuhri/ Hadi Triswanto
Editor Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 153 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Menteri PU Dorong Revitalisasi Bendungan Besar, Antisipasi Dampak El Nino dan Perkuat Ketahanan Air Nasional

7 November 2026 - 15:35 WIB

Hak Dibela, Sengketa Diselesaikan: Kiprah Agus Subyantoro & Partners di Kepanjen

6 November 2026 - 13:04 WIB

Arema Samarinda Siap Dilantik, Pulang ke Malang untuk Pererat Persaudaraan dan Silaturahmi

6 November 2026 - 06:40 WIB

Lanud Abd Saleh Perkuat Profesionalisme Prajurit Lewat Pembinaan Pendidikan TNI AU

5 November 2026 - 17:20 WIB

Kabar Baik bagi 36.680 Guru di Jatim, DPRD Sepakati Alokasi TPP Berkelanjutan

5 November 2026 - 01:33 WIB

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !