BACAMALANG.COM – Medali perunggu berhasil diraih tim Softball Kota Malang dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) ke-VII tahun 2022.
Ketua Umum Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kota Malang, Agustin Tri Wulandari mengatakan, di ajang ekshibisi Porprov Jatim VII ini sebagai tolak ukur untuk digelarnya secara resmi cabang olahraga (Cabor) Softball di Porprov VIII mendatang.”
Hasil dari perolehan di Porprov VII ini untuk merencanakan kedepannya cabor Softball bisa masuk sebagai cabor resmi yang akan dipertandingkan di Porprov ke-VIII, tahun 2024,” ucapnya.
Agustin menjelaskan, untuk menuju itu semua, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, agar dapat membantu kelancaran dari program pengurus Perbasasi, khususnya di Kota Malang. Sebab, Perbasasi Kota Malang saat ini tengah mengalami kendala tentang sarana prasarana berupa lapangan untuk latihan.
“Untuk menghadapi Porprov VIII mendatang, diperlukan kesiapan fisik atlet, untuk latihan para atlet kami memerlukan kerjasama dengan orangtua, sponsor, dan lain sebagainya. Karena kita (Perbasasi Kota Malang) saat ini mengalami kendala sarana prasarana berupa lapangan untuk latihan,” jelasnya.
Menurut Agustin, tim Softball dan Baseball Kota Malang memerlukan lapangan untuk berlatih yang representatif, aman, luas dan rata, karena saat ini di Kota Malang masih belum ada lapangan yang bisa digunakan untuk berlatih.
“Perbasasi Kota Malang, berinisiatif untuk latihan teknik di lapangan tertutup, seperti lapangan futsal, lapangan gayam atau di lapangan SMP Negeri 10 Kota Malang,” terangnya.
“Sedangkan untuk latihan Game Situation, memukul (batting/hitting) itu kami melakukannya di lapangan Softball Gunung Sari, Surabaya, itu diperlukan koordinasi tentang waktu, transportasi, karena atlet kita banyak yang masih SMP dan SMA itu diperlukan untuk kerjasamanya dengan pihak-pihak tertentu, begitu,” tegasnya.
Sementara itu, Binpres Perbasasi Kota Malang, Zendy mengatakan program Binpres Perbasasi Kota Malang memiliki program-program untuk mempersiapkan dan mencari bibit atlet yang bisa di delegasikan untuk berlaga di kejuaraan-kejuaraan lainnya.
“Kalau untuk Binpres setelah Porprov ini kami masih fokus untuk Selekda pra-PON. Jadi masih ada target di pra-PON. Targetnya yaitu mengirimkan atlet Softball putra-putri sebanyak-banyaknya, masuk ke tim pra-PON Softball Jawa Timur,” tandasnya.
Di sisi lain, Coach Angga mengatakan, tim softball putra dan putri Kota Malang, saat ini masih banyak kekurangan-kekurangannya, itu terlihat di ajang Porprov VII kemarin.
“Tim kita baik putra dan putri itu banyak kekurangannya, seperti fisik anak-anak, itu kita sangat kurang karena persiapannya jarang untuk fisik di tahap akhir, untuk itu kita kedepannya akan segera melakukan perbaikan fisik dan pembinaan mental, tapi masih banyak yang perlu diperbaiki,” tukasnya.




















































