Wali Kota Malang Teken Komitmen DEAL 2026, Siap Perkuat Ekosistem Digital Nasional - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 24 Jun 2026 06:09 WIB ·

Wali Kota Malang Teken Komitmen DEAL 2026, Siap Perkuat Ekosistem Digital Nasional


 Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., saat menghadiri forum Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (ist) Perbesar

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., saat menghadiri forum Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (ist)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., saat menghadiri forum Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Dalam forum yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, startup, UMKM, komunitas, hingga investor tersebut, Kota Malang menjadi salah satu dari dua pemerintah kota di Indonesia yang memperkuat kerja sama strategis dengan Direktorat Jenderal Ekosistem Digital (DJED) Komdigi RI.

DEAL 2026 sendiri dirancang sebagai wadah untuk menyelaraskan agenda pembangunan digital, memperkuat sinergi lintas sektor, serta membangun komitmen bersama dalam mengembangkan ekosistem digital Indonesia yang lebih matang dan berdaya saing.

Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa transformasi digital tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, Kota Malang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam penguatan ekosistem digital nasional.

“Sejalan dengan arahan Menteri Komdigi, transformasi digital harus dibangun melalui semangat gotong royong dan kolaborasi. Kota Malang siap menjadi bagian dari gerakan tersebut. Potensi startup, industri gim, hingga konten digital yang terus berkembang menjadi modal penting untuk mendukung ekosistem digital Indonesia,” ujar Wahyu.

Pada kesempatan tersebut, Wahyu turut menandatangani dua deklarasi penting. Deklarasi pertama berkaitan dengan komitmen pengembangan inovasi digital dan penciptaan technopreneur. Langkah ini didorong oleh tumbuhnya pelaku industri digital lokal yang semakin kompetitif, khususnya di sektor startup, gim, dan ekonomi kreatif berbasis digital.

Deklarasi kedua berfokus pada penguatan ekosistem digital melalui program Ecosystem Maturity Index dan Dashboard Ecosystem. Program ini bertujuan mengukur tingkat kematangan ekosistem digital di daerah sekaligus membangun platform terintegrasi yang menghubungkan data startup nasional dalam satu sistem.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Malang bersama kepala daerah dari Medan dan Lamongan yang dinilai memiliki visi yang sama dalam mendorong transformasi digital nasional.

Menurut Meutya, digitalisasi tidak bisa dilakukan secara parsial berdasarkan sektor atau wilayah tertentu, melainkan harus dijalankan secara menyeluruh dan terintegrasi.

“Transformasi digital tidak bisa dibagi per sektor, per provinsi, atau per kota. Ini harus dilakukan secara menyeluruh dengan semangat yang sama,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Meutya menekankan bahwa semangat gotong royong yang menjadi dasar DEAL 2026 merupakan cerminan nilai luhur bangsa Indonesia. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak bersama untuk mewujudkan pemerataan ekosistem digital, memperkuat kemandirian teknologi, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Gotong royong adalah identitas bangsa yang kini harus kita bawa ke ranah digital. Dengan solidaritas yang kuat, kita dapat mewujudkan keadilan digital dan kemandirian teknologi bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Pewarta/Editor: Hadi Triswanto

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sindikat Pencuri Baterai Lithium di 17 Lokasi Ditangkap, Rugikan Operator Rp 450 Juta

7 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Dies Natalis ke-39 Fakultas STeM UB, Usung Semangat Transformasi Menuju Era Baru dengan Tetap Mengakar pada MIPA

7 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Tiga BUMD Air Minum Malang Raya Perkuat Sinergi, Berangkatkan Kontingen Menuju Seleksi PORPAMNAS IX 2026

7 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Polsek Singosari Ajak Komunitas Jantung Sehat Jadikan Keselamatan Berlalu Lintas sebagai Gaya Hidup

7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Polres Malang Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak Kandung

7 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI di Lapas Malang, Kalapas Christo Resmi Buka Porseni dan Kobarkan Semangat Sportivitas

7 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !