931 Gempa Guncang Jawa Timur Sepanjang Januari, BMKG: Didominasi Gempa Dangkal - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 1 Feb 2026 17:16 WIB ·

931 Gempa Guncang Jawa Timur Sepanjang Januari, BMKG: Didominasi Gempa Dangkal


 Infografis laporan kegempaan Januari 2026 di Jatim dan sekitarnya. (BMKG)Infografis laporan kegempaan Januari 2026 di Jatim dan sekitarnya. (BMKG) Perbesar

Infografis laporan kegempaan Januari 2026 di Jatim dan sekitarnya. (BMKG)Infografis laporan kegempaan Januari 2026 di Jatim dan sekitarnya. (BMKG)

BACAMALANG.COM – Wilayah Jawa Timur dan sekitarnya mengalami aktivitas kegempaan cukup tinggi sepanjang Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 931 kejadian gempa bumi, dengan magnitudo terbesar mencapai M 5,58.

Berdasarkan data Stasiun Geofisika Malang, dari total 931 gempa tersebut, 787 kejadian merupakan gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer. Sementara itu, 142 gempa tergolong menengah dan hanya dua gempa yang masuk kategori gempa dalam.

Adapun magnitudo terkecil yang tercatat adalah M 0,66. Aktivitas gempa paling tinggi terjadi pada 28 Januari 2026 dengan 145 kali guncangan, sedangkan jumlah paling sedikit terjadi pada 21 Januari dengan lima kejadian gempa.

Kepala Stasiun Geofisika Karangkates Malang, Ma’muri, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas gempa dipicu oleh pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia, serta keberadaan sejumlah patahan lokal di wilayah Jawa Timur.

“Sebagian besar gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal dengan intensitas rendah. Masyarakat diimbau tetap tenang namun tetap waspada,” ujar Ma’muri.

BMKG juga menekankan pentingnya edukasi kebencanaan kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi potensi gempa di masa mendatang. Hal tersebut meliputi pemahaman jalur evakuasi, penataan ruang aman di rumah, serta penerapan langkah mitigasi sederhana di lingkungan masing-masing.

Dengan tingginya aktivitas seismik di wilayah Jawa Timur, BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh isu atau kabar yang belum terverifikasi.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

GMNI Kabupaten Malang Desak Evaluasi Total KDMP, Soroti Masalah Tata Kelola dan Beban Desa

13 Juni 2026 - 10:21 WIB

Perkuat Budaya Akademik, HMPS TBI Universitas Al-Qolam Gelar Pekan Inovasi dan Riset 2026

13 Juni 2026 - 07:19 WIB

Program Magang Mandiri UMM Tuntas, Maha Patih Law Office Harap Sinergi Kampus dan Praktisi Hukum Terus Berlanjut

13 Juni 2026 - 07:11 WIB

GKB 5 UMM Diresmikan, Perkuat Posisi Kampus Putih sebagai Pusat Pendidikan Medis Nasional

12 Juni 2026 - 14:37 WIB

JMSI Jatim Resmi Dilantik, Dewan Pers Tekankan Pentingnya Media Profesional

11 Juni 2026 - 06:17 WIB

Momen Hari Laut Sedunia, SALAM Desak Ekonomi Biru Berkeadilan untuk Nelayan Kecil

8 Juni 2026 - 20:54 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !