BACAMALANG.COM – Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) terus melahirkan inovasi dalam mendukung kesiapsiagaan bencana sejak dini. Terbaru, tim pengabdian UB menghadirkan media pembelajaran interaktif Siaga Bencana dan Lingkungan (SIBELA) versi digital yang diuji coba secara langsung kepada siswa SDN 1 Punten, Kota Batu, pada 11 Agustus.
“Melalui pengembangan modul digital ini, kami berharap edukasi kesiapsiagaan bencana dan pelestarian lingkungan dapat menjangkau sasaran yang lebih luas. Pengetahuan mitigasi yang disajikan secara menyenangkan ini menjadi langkah fundamental untuk membentuk generasi yang peduli lingkungan dan siaga terhadap potensi bencana di masa mendatang,” ungkap Dr. Intan Rahmawati, S.Psi. M.Si, Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat FISIP UB, kepada bacamalang, Rabu (26/8/2026).
Pengembangan SIBELA digital ini merupakan langkah konkret akademisi FISIP Universitas Brawijaya dalam bertransformasi menyelaraskan metode edukasi dengan perkembangan teknologi modern. Sebelumnya, tim pengabdian UB merancang SIBELA dalam bentuk permainan papan konvensional serupa monopoli yang telah sukses diujicobakan secara fisik di sekolah lain, salah satunya SDN 1 Slamparejo.
Melalui inovasi digital ini, tim Universitas Brawijaya secara khusus merancang permainan edukatif untuk memberikan pemahaman dasar mengenai berbagai jenis bencana, faktor penyebab, serta langkah-langkah pencegahannya dengan cara yang lebih interaktif dan menarik minat belajar anak-anak sekolah dasar.
Selama kegiatan berlangsung di SDN 1 Punten, respon para siswa terbukti sangat positif. Penggunaan platform digital yang digagas tim FISIP UB ini mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa. Anak-anak tampak antusias berdiskusi mengasah kemampuan berpikir kritis dalam mengambil keputusan saat simulasi kondisi darurat bencana.
Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat FISIP UB, Dr. Intan Rahmawati, menambahkan bahwa transformasi SIBELA ke media digital dirancang agar materi kesiapsiagaan bencana memiliki daya jangkau yang lebih luas dan efisien.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga
























































