AXA Mandiri Percepat Transformasi Bisnis - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 16 Apr 2021 19:46 WIB ·

AXA Mandiri Percepat Transformasi Bisnis


 AXA Mandiri Percepat Transformasi Bisnis Perbesar

BACAMALANG.COM – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), mencatatkan kinerja positif di tengah situasi pandemi Covid-19. Dengan membukukan pendapatan premi senilai lebih dari Rp 11 triliun di tahun 2020, meningkat 18 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pendapatan premi menjadi penyumbang utama atau 91persen dari total pendapatan AXA Mandiri yang berjumlah lebih dari Rp 12 triliun. Kondisi keuangan AXA Mandiri yang sehat tercermin pula dari pencapaian Rasio Solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yakni mencapai 536 persen. Angka tersebut jauh di atas batas minimum yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu 120 persen.
 
Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma mengatakan, bahwa pencapaian kinerja positif ini tidak terlepas dari hasil kerja sama tim yang luar biasa, mulai dari tenaga pemasar, karyawan, mitra bisnis, hingga dukungan dari para pemegang saham AXA Mandiri.

“Pandemi telah mengajarkan kita untuk memiliki mental tangguh, serta adaptif dalam merespon perubahan yang terjadi. Dalam kondisi ini, kami melihat tantangan dengan perspektif yang optimis dan dengan semangat “KnowYouCan”, kami selalu yakin terhadap kemampuan jaringan layanan serta teknologi digital kami untuk tetap memberikan solusi proteksi berstandar global kapanpun dan di manapun kepada nasabah. Sejalan dengan visi kami yaitu “from payer to partner,” masa pandemi ini memberikan kami peluang untuk menghadirkan nilai lebih kepada nasabah kami, yaitu melalui perlindungan bagi mereka serta keluarga tercinta dan manfaat yang dapat memberikan ketenangan jiwa di masa yang tidak menentu ini,” kata Handojo, sapaan akrabnya, pada Jum’at (16/4/2021) kepada wartawan.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, bertindak sebagai mitra nasabah dalam menghadapi berbagai risiko hidup, AXA Mandiri telah membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp 4,8 triliun sepanjang tahun 2020. Melalui nilai klaim dan manfaat yang menjadi wujud komitmen AXA Mandiri dalam memberikan manfaat perlindungan asuransi ini, diharapkan dapat meringankan beban finansial dan membantu nasabah dalam mencapai tujuan keuangan mereka.
 
“Data analitik menjadi dasar dalam pengembangan solusi perlindungan dan segmentasi nasabah. Sehingga AXA Mandiri dapat menyediakan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah kepada lebih dari 1 juta pemegang polis kami. Di samping itu, percepatan transformasi digital juga menjadi pendorong kinerja positif tersebut. Maka, pemanfaatan teknologi digital terbukti dapat meningkatkan kualitas pelayanan, produktivitas Financial Advisor kami, dan efektivitas dalam menjalankan bisnis. Yang tak kalah pentingnya, teknologi digital memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk selalu terhubung dan mendapatkan pelayanan dari AXA Mandiri,” terang dia.
 
Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, transformasi bisnis yang dilakukan AXA Mandiri menghasilkan beberapa pencapaian lainnya, yaitu total aset tercatat naik 15 persen menjadi Rp 37,6 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp32,75 triliun. Total ekuitas AXA Mandiri tercatat tumbuh 3 persen menjadi Rp 2,99 triliun dan laba bersih tercatat lebih dari Rp 1 triliun.
 
Menurutnya, transformasi bisnis AXA Mandiri sepanjang 2020 dilakukan secara menyeluruh, termasuk juga dengan peningkatan kualitas tenaga pemasar. Berbagai program pelatihan dan pembekalan pengetahuan menyeluruh mengenai produk, serta izin keagenan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), juga diberikan kepada para Financial Advisor untuk membangun kapabilitas dalam keseharian mereka melayani nasabah.

“Sebagai salah satu anak usaha Bank Mandiri dan perusahaan asuransi bereputasi global AXA, kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah dengan menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance secara ketat pada seluruh aspek pengelolaan bisnis. Hal ini dimulai dari proses pemasaran produk, pengelolaan dana nasabah, hingga pembayaran klaim kepada nasabah,” tukas Handojo.
 
Sepanjang tahun 2020, lanjut dia, AXA Mandiri semakin memantapkan strategi dengan berfokus pada perlindungan jiwa dan kesehatan dengan menghadirkan beragam solusi perlindungan, diantaranya adalah Asuransi Mandiri Legacy Plan untuk tujuan keuangan jangka panjang dan Asuransi Mandiri International Medical Care yang memberikan perlindungan kesehatan secara komprehensif di dalam dan luar negeri termasuk penyakit kritis.
 
Dengan demikian, Handojo juga meyakini, bahwa AXA Mandiri percaya tidak ada bisnis yang berkelanjutan tanpa memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat.

Oleh karena itu, masih kata Handojo, komitmen untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui berbagai macam kegiatan, termasuk mengadakan kegiatan edukasi mengenai asuransi kepada komunitas, masyarakat umum, hingga rekan-rekan media di beberapa kota besar di Indonesia.

“Selain itu juga AXA Mandiri juga secara berkesinambungan berkontribusi kepada masyarakat melalui serangkaian kegiatan tanggung jawab perusahaan. Salah satu kegiatan tersebut adalah ketika AXA Mandiri dipercaya untuk menyediakan perlindungan jiwa senilai lebih dari Rp 1 triliun kepada 35.000 tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, AXA Mandiri juga menjadi bagian dari AXA Group yang bermitra dengan fund101 untuk memberikan donasi kepada lebih dari 1.200 unit perawatan intensif di lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia. (Eko)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

UMKM Kuliner Kepanjen Keluhkan Pajak 10%, Sebut Bebani Usaha Kecil

30 Juni 2026 - 11:52 WIB

Opsen PKB Kendaraan Listrik di Kota Malang Masih Nihil, Pemkot Tunggu Kebijakan Pemprov Jatim

29 Juni 2026 - 17:06 WIB

Dilema Pedagang Bakso Kepanjen: Harga Kanji Meroket, Omset Merosot hingga 40 Persen

29 Juni 2026 - 11:49 WIB

Harga Telur Terjun Bebas, Pedagang di Tumpang Bertahan Berkat Tabungan Saat Masa Panen Untung

28 Juni 2026 - 10:30 WIB

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Stasiun Malang 8 Persen, KAI Imbau Utamakan Keselamatan

27 Juni 2026 - 10:43 WIB

Pertamina Tambah Pasokan BBM Subsidi di Jatim, Distribusi Diprioritaskan untuk Urai Antrean SPBU

26 Juni 2026 - 18:19 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !