BI Rilis Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, Anggota Komisi XI DPR RI Beri Support - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 10 Agu 2022 16:47 WIB ·

BI Rilis Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, Anggota Komisi XI DPR RI Beri Support


 BI Rilis Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, Anggota Komisi XI DPR RI Beri Support Perbesar

BACAMALANG.COM – Untuk menjaga
kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional, Bank Indonesia (BI) merilis Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, Rabu (10/8/2022).

Terkait hal ini sebagai bentuk support, Anggota Komisi XI DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo MM memaparkan sejumlah penjelasan dukungan tersebut.

“Kami memahami kondisi inflasi negara masih belum berada di angka yang save. Karenanya fungsi kami di komisi XI setiap harinya fokus pengawasan kebijakan ekonomi maupun fiskal negara,” tegas Andreas.

Ia menjelaskan pihaknya memahami kondisi inflasi negara masih belum berada di angka yang aman, karenanya DPR RI menyokong gerakan bersifat nasional serta menyeluruh untuk mengendalikan inflasi di sektor pangan. Langkah yang dilakukan DPR RI menyepakati penambahan anggaran untuk subsidi energi hampir sebesar Rp 520 triliun.

Anggota Komisi XI DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo MM (paling kiri). (ist)

“Di APBN juga kita sepakati untuk menyiapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kesiapan pangan. Harapannya nanti daerah-daerah bisa mengintervensi ini dilakukan operasi-operasi pasar. Gerakan menanam produk pertanian atau holtikultura bisa digerakkan masif, lebih banyak melibatkan masyarakat akan lebih baik,” terangnya.

Sementara itu Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan inflasi idealnya tidak boleh lebih dari 5 persen, namun sekarang ini masih 10,47 persen. “Gerakan pangan sangat penting diwujudkan, mengingat kondisi geopolitik, perang di Russia dan Ukraina. Mereka pemasok 20 persen ketersediaan energi dan pangan global,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Amartya Bhumi Kepanjian Soroti Tiga Isu Krusial: Budaya Lokal Tergerus, Sejarah Terancam Hilang, Generasi Muda Perlu Edukasi

29 Juni 2026 - 20:43 WIB

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Lewat Warm Shower di Bali, Pegowes Asal Klaten Gaungkan Justice for Kanjuruhan ke Penjelajah Sepeda Dunia

27 Juni 2026 - 14:44 WIB

KOMJEST 2026 Resmi Luncurkan Empat Media Praktikum, Mahasiswa UMM Tunjukkan Inovasi Jurnalisme Digital

27 Juni 2026 - 01:02 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !