BACAMALANG.COM – Hendaknya masyarakat berhati-hati dan waspada jika ada orang tak dikenal mengaku staf kelurahan jangan langsung percaya. Pasalnya telah terjadi pencurian yang mengaku staf kelurahan, ternyata mereka komplotan maling di Kota Malang yang beraksi pagi hari.
Dari informasi di lokasi kejadian, korban pencurian dialami oleh Matali (60), warga Jalan MT Haryono Gang VIII, Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Menurut salah seorang warga sekitar, Nar (50) mengatakan, kejadian pencurian itu pada Senin (22/8/2022) sekitar pukul 06.30 WIB.
“Waktu itu, komplotan berjumlah empat orang mendatangi rumah korban (Matali) saat itu, korban sedang bersih-bersih dan menyapu di depan rumah,” terangnya Selasa (23/8/2022).
Sewaktu datang ke rumah korban, komplotan berjumlah 4 orang itu, mengaku sebagai staf kelurahan dan melakukan survei pendataan tempat sampah.
Saat itulah pelaku beraksi, 3 orang dari komplotan tersebut mengajak bicara korban. Sedang satu pelaku lainnya, menyelinap masuk ke dalam rumah korban.
Saat itu di dalam rumah korban ada anak korban yang sedang tidur. Namun tidak mengetahui, jika ada pelaku masuk ke dalam rumahnya.
Pelaku pun mencari berbagai barang berharga yang ada di dalam rumah korban. Setelah berhasil mendapatkan barang berharga, pelaku itu keluar rumah dan kembali bergabung dengan komplotannya.
Setelah itu, komplotan tersebut berpamitan kepada korban dan meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, korban masuk ke dalam rumah. Alangkah kagetnya korban setelah
menyadari bahwa barang berharga miliknya sudah hilang.
“Kalau tidak salah, pelaku mengambil perhiasan milik korban seberat 50 gram dan uang tunai Rp 3,5 juta,” tambahnya.
Masih menurut Nar, setelah kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke pihak Polsek Lowokwaru.
“Sudah dilaporkan ke Polsek Lowokwaru. Selain itu, Ketua RT setempat juga telah mendatangi dan mengecek kondisi rumah korban,” urainya.
Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Suyoto menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
“Anggota kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman. Anggota juga telah mengecek rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, untuk mengetahui ciri-ciri dari para pelaku,” tandasnya. (Him)






















































