Dalami Kematian Pasutri di Lawang, Satreskrim Polres Malang Periksa 3 Saksi - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Jul 2025 18:58 WIB ·

Dalami Kematian Pasutri di Lawang, Satreskrim Polres Malang Periksa 3 Saksi


 Kasatreskrim Polres Malang AKP Muhammad Nur saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist) Perbesar

Kasatreskrim Polres Malang AKP Muhammad Nur saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist)

BACAMALANG.COM – Kematian sepasang suami istri di Desa Ketindan Kecamatan Lawang masih menyisakan misteri. Petugas dari Satreskrim Polres Malang telah memeriksa sejumlah saksi terkait kematian suami istri itu.

Diketahui, Arik Wicaksono (40) dan Iin Handayani (35) pasangan suami istri ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya sekira pukul 08.48 WIB, Selasa (22/7/2025). Iin ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, sedangkan Arik meninggal dunia karena gantung diri.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Nur mengatakan, sebelum pasangan suami istri itu ditemukan tewas, pada malam hari, Senin (21/7/2025), sempat terjadi cekcok antara keduanya. Hal itu berdasarkan pemeriksaan saksi.

“Malamnya itu masih ada cekcok antara suami istri itu,” kata Muhammad Nur, saat ditemui di Satreskrim Polres Malang.

Nur menambahkan, penyidik Satreskrim Polres Malang masih melakukan penyelidikan terkait motif kematian pasangan suami istri itu.

“Masih kita dalami terkait kronologis detailnya,” ucapnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polres Tulungagung ini bilang, ada tiga orang saksi yang dimintai keterangan. Mereka diantaranya, anak Iin dan Arik, tetangga serta kepala dusun.

“Kita periksa sudah ada tiga, untuk melengkapi pemeriksaan, ada anak korban, ada tetangga korban dan Kasun,” Nur mengakhiri.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kekeringan Meluas, BPBD Kabupaten Malang Salurkan 3,1 Juta Liter Air Bersih ke 13 Desa

30 September 2026 - 12:57 WIB

Bedah Buku di FH UB Bahas Politik Hukum Pembentukan Perundang-undangan yang Dikehendaki Publik

30 September 2026 - 12:18 WIB

Mantan Kepsek SMPN 18 Malang Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice

30 September 2026 - 09:47 WIB

Patroli Humanis Polres Malang Bagikan Sembako Sambil Sosialisasikan Layanan 110

30 September 2026 - 08:37 WIB

Dugaan Kasus Narkotika Libatkan Oknum Anggota DPRD Kabupaten Malang, GRIB JAYA Desak Tindakan Tegas

30 September 2026 - 08:31 WIB

Pelapor Dugaan Penipuan Lapak PKL Alun-Alun Batu Bertambah, Kini Jadi Empat Orang

29 September 2026 - 21:10 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !