Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Terbang Escort dengan Super Tucano - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 3 Sep 2020 14:55 WIB ·

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Terbang Escort dengan Super Tucano


 Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Terbang Escort dengan Super Tucano Perbesar

BACAMALANG.COM – Komandan Pangkalan Udara TNI (Lanud) Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat melakukan terbang escort dengan menggunakan pesawat tempur taktis EMB 314 Super Tucano dari Skadron Udara 21. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan sekaligus farewell flight kepada Marsma TNI Hesly Paat, dipenghujung masa jabatan sebagai Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Dalam terbang escort Marsma TNI Hesly Paat itu bersandikan Bromo Flight dengan menggunakan empat unit pesawat Super Tucano, dua unit sebagai escort yaitu Super Tucano TT 3114 dipiloti Letkol Pnb Heru Wardana, Komandan Skadron Udara 21 bersama Lettu Pnb Bimo, serta TT 3110 dipiloti Mayor Pnb Sufriadi bersama Lettu Pnb Kibi.

Sedangkan pesawat Super Tucano yang membawa Marsma Hesly Paat adalah TT 3113 dipiloti Kapten Pnb Dedy Supratomo dan pesawat keempat TT 3112 membawa Komandan Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Pnb Reza Sastranegara, yang dipiloti oleh Lettu Pnb Anthera Galuh WS.

Komandan Skadron Udara 21, Letkol Pnb Heru Wardana menerangkan, bahwa kegiatan terbang escort diawali dengan briefing penerbangan di ruang Dispatch Skadron Udara 21. Kegiatan selanjutnya yakni pemakaian perlengkapan pilot pesawat tempur (G-Shut) dan helm, tensi tekanan darah oleh dokter skadron dan persiapan terbang di shelter.

“Rute penerbangan mengarah ke wilayah udara di atas Malang Selatan dengan ketinggian sekitar 4000-9000 feet. Beberapa manuver terbang yang dilaksanakan dalam terbang escort tersebut antara lain air patrol, high vulnerable asset dan landing tactical,” katanya, Kamis (3/9).

Pesawat Super Tucano yang memiliki dua cockpit tersebut, terbang sekitar empat puluh menit di atas udara wilayah Malang. Usai mendarat Marsma TNI Hesly Paat memiliki kesan akan kelincahan bermanuver dari Pesawat Super Tucano.

“Cukup kaget juga di bawa bermanuver oleh kapten pilot dengan pesawat tempur, karena sudah cukup lama saya tidak menerbangkan pesawat,” kata Marsma TNI Hesly Paat.

Rencananya pria berpangkat bintang satu itu selepas menjabat Komandan Lanud Abdulrachman Saleh akan promosi jabatan sebagai Kepala Staf (Kas) Koopsau II di Biak, Papua. (Lis/red)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Amartya Bhumi Kepanjian Soroti Tiga Isu Krusial: Budaya Lokal Tergerus, Sejarah Terancam Hilang, Generasi Muda Perlu Edukasi

29 Juni 2026 - 20:43 WIB

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Lewat Warm Shower di Bali, Pegowes Asal Klaten Gaungkan Justice for Kanjuruhan ke Penjelajah Sepeda Dunia

27 Juni 2026 - 14:44 WIB

KOMJEST 2026 Resmi Luncurkan Empat Media Praktikum, Mahasiswa UMM Tunjukkan Inovasi Jurnalisme Digital

27 Juni 2026 - 01:02 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !