Tagihan Listrik Tak Wajar, Ini Hasil Investigasi Kemenko Maritim di Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 10 Sep 2020 16:38 WIB ·

Tagihan Listrik Tak Wajar, Ini Hasil Investigasi Kemenko Maritim di Malang


 Tagihan Listrik Tak Wajar, Ini Hasil Investigasi Kemenko Maritim di Malang Perbesar

BACAMALANG.COM – Menidaklanjuti laporan pelanggan PLN yang tagihan listriknya membengkak hingga Rp 70 juta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi telah mengirimkan 2 orang melakukan penyelidikan di Malang.

“Sekarang sedang kami verifikasi hari ini. Dua staf saya mengecek meteran di sana dan kenapa naiknya gila-gilaan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Proses investigasi lonjakan tagihan listrik ini dilakukan bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) masih menemukan kasus lonjakan tagihan tidak wajar.

Sekilas informasi, salah satu pelanggan PLN asal Malang tagihan listrik bisnisnya meningkat tajam selama pandemi Covid-19.

Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya telah mengutus dua orang stafnya untuk melakukan verifikasi ke Malang.

Dalam aduannya, pelanggan ini melaporkan kenaikan tagihan listrik yang terus membengkak selama pandemi Covid-19. Pada bulan Mei dan Juni tagihan listrik terus naik dari Rp 1 juta, Rp 2 juta, Rp 50 juta hingga terakhir Rp 70 juta.

“Jadi kasus aneh yang di luar kewajaran masih kami investigasi, kalau salah akan kami betulkan secepatnya,” jelasnya, seperti yang dilansir dari hot grid.id.

Selama satu bulan terakhir, pihaknya telah menerima 410 aduan dari masyarakat. Sebanyak 10 persen di antaranya mengalami hal sama yang dialami pelanggan di Malang tersebut.

Pembukaan layanan aduan ini kata Purbaya dilakukan untuk melihat duduk permasalahan yang sebenarnya terjadi. Mencari tahu penyebab terjadinya aduan seragam dari pelanggan pascabayar PLN.

Ternyata, mayoritas pelanggan yang melakukan pengaduan tidak menyadari dampak kebijakan PSBB dan banyak aktivitas di rumah membuat konsumsi listrik meningkat. Setelah itu, pihaknya mencari tahu asal muasal terjadinya kenaikan tagihan listrik tidak wajar tersebut.

“Ternyata tidak masif oke lah, kita fokus ke yang tidak wajar tadi,” kata dia.

Sehingga kata Purbaya, 2 stafnya yang dikirim ke Malang itu akan memastikan penyelesaian antara PLN dengan pelanggan.

“Kami kirim orang ke sana untuk lihat dan pastikan bahwa ada treatment yang adil. Kalau memang tagihan berlebihan kita lihat, kalau emang pemakaian segitu ya sudah tapi harus ada perlakuan yang netral,” jelas Purbaya.

Ia mengungkapkan, untuk contoh kasus yang dialami pelanggan di Malang tersebut, PLN sebelumnya menyarankan agar pembayaran tagihan dicicil di bulan berikutnya.

“Dia (pelanggan) merasa tidak ada wasit yang clear. Kami kirim orang ke sana untuk lihat dan pastikan bahwa ada perlakuan yang adil,” pungkas Purbaya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Amartya Bhumi Kepanjian Soroti Tiga Isu Krusial: Budaya Lokal Tergerus, Sejarah Terancam Hilang, Generasi Muda Perlu Edukasi

29 Juni 2026 - 20:43 WIB

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Lewat Warm Shower di Bali, Pegowes Asal Klaten Gaungkan Justice for Kanjuruhan ke Penjelajah Sepeda Dunia

27 Juni 2026 - 14:44 WIB

KOMJEST 2026 Resmi Luncurkan Empat Media Praktikum, Mahasiswa UMM Tunjukkan Inovasi Jurnalisme Digital

27 Juni 2026 - 01:02 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !