Longsor 12 Meter di Pakiskembar, Akses Lalin Terganggu - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 23 Apr 2026 15:04 WIB ·

Longsor 12 Meter di Pakiskembar, Akses Lalin Terganggu


 Lokasi kejadian longsor sepanjang 12 meter di ruas Jalan Ghozali, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dipicu hujan sedang hingga deras membuat bahu jalan hilang dan akses kendaraan terganggu. (BPBD for Baca Malang) Perbesar

Lokasi kejadian longsor sepanjang 12 meter di ruas Jalan Ghozali, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dipicu hujan sedang hingga deras membuat bahu jalan hilang dan akses kendaraan terganggu. (BPBD for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Akses jalan di ruas Jalan Ghozali, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, terganggu akibat longsor sepanjang 12 meter yang terjadi belum lama ini, sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga deras diduga menjadi pemicu amblesnya bahu jalan di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan longsor memiliki ketinggian sekitar 7 meter dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Longsor terjadi akibat hujan sedang hingga deras di wilayah Pakis. Ruas jalan dengan tinggi kurang lebih tujuh meter dan panjang 12 meter mengalami longsor, namun saat ini sudah tertangani,” ujarnya.

Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada bagian sayap jembatan di sekitar lokasi. Material longsoran juga berada di dekat aliran sungai kecil, sehingga meningkatkan risiko longsor susulan akibat gerusan air.

Dampak paling terasa adalah terganggunya akses lalu lintas. Kendaraan yang melintas terpaksa bergantian karena bahu jalan hilang dan kondisi tanah di sekitarnya masih labil. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sebagai langkah pengamanan, BPBD telah memasang penanda berupa blokade batang bambu di sisi jalan yang terdampak untuk mengingatkan pengendara agar lebih waspada.

Peristiwa longsor ini sempat viral di sejumlah grup WhatsApp warga. Dokumentasi yang beredar menunjukkan kondisi jalan ambles cukup dalam di bagian tepi.

BPBD Kabupaten Malang bersama Dinas PU Bina Marga (DPUBM) telah melakukan asesmen di lokasi pada Rabu (22/4/2026). Penanganan lanjutan dilakukan secara terpadu, termasuk rencana pemasangan terpal guna menutup area longsor agar tidak semakin parah saat hujan turun.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Eksekusi Eks Persada Swalayan di Lowokwaru Berjalan Kondusif, Tanpa Perlawanan

23 April 2026 - 17:15 WIB

Satu Keluarga Kecelakaan Tabrak Kontainer di Lawang, 1 Tewas 7 Luka

23 April 2026 - 14:36 WIB

Pentingnya Standar Konstruksi dan Pengelolaan Limbah Air Bersih – Limbah Dapur Produksi SPPG

23 April 2026 - 10:24 WIB

KPU Kota Batu Gandeng Polres, Perkuat Edukasi Demokrasi dan Sinergi Pengamanan Pemilu

23 April 2026 - 09:52 WIB

Disparitas Kewenangan Jaksa sebagai Pengacara Negara dalam Gugatan CLS Meritokrasi Pemerintahan di Kabupaten Malang Munculkan Perdebatan

23 April 2026 - 09:46 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Grand Paviliun RSSA Malang, Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Untuk Kenyamanan Masyarakat

23 April 2026 - 08:49 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !