BACAMALANG.COM – Menyajikan ikan bakar dengan kualitas premium, Dapoer Kota Lama menyuguhkan beraneka ragam masakan dan berbagai pilihan ikan segar yang berkualitas. Dimasak dengan kombinasi perpaduan bumbu Jawa dan dibakar dengan ala Jimbaran Bali.
Rumah makan yang berlokasi di Jalan Laksamana Martadinata No. 81 Kotalama, samping Roti Gaya Baru ini sangat mudah dijangkau, bahkan masih berada di tengah kota.
Menurut Pengelola Dapoer Kota Lama Yudi Susilo, rumah makan ini buka pertama kali pada tanggal tanggal 18 Maret 2022. Dengan tetap mempertahankan keaslian atau heritage dari tempat tersebut, serta menyajikan ikan bakar sebagai ikon dengan cita rasa masakan menyesuaikan lidah masyarakat Kota Malang.
“Jadi, yang akan kita angkat itu ikan bakar, ikan bakar kita itu ada porsi kecil perorangan, sampai yang besar untuk 10 orang. Daya tampung kapasitas kita ini kalau ruangannya ada enam, dan daya tampung kita 130 orang,” terang Yudi Susilo.
Dalam penyajian ikan bakar, Yudi Susilo sangat memperhatikan pemilihan ikannya. Pasalnya, Dirinya menginginkan ikan yang benar-benar segar dan kualitas terjamin, serta Ia memesan langsung dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Probolinggo.

Menurutnya, nelayan di sana saat melaut hanya satu malam atau beberapa malam tapi yang menjaga kualitas ikannya terjamin.
“Biasanya kita beli ikan beku, ikan beku ini ikan yang bekunya langsung di kapal. Jadi ada kapal nangkap ikan langsung dibekukan, terjaga kualitasnya,” jelas Yudi yang berpengalaman di dunia perikanan sejak tahun 1998 hingga 2020, sebagai quality control untuk ikan ekspor.
Kemudian, Istri Yudi Susilo, Nina Rahayu menambahkan, Dapoer Kota Lama menyiapkan tempat yang nyaman meski tidak semua ruangan ber-AC, bangunan ini begitu sejuk untuk berkumpul dan makan bersama.
Selain itu, rumah makan ini memiliki 6 ruang dengan setiap ruangannya menggambarkan setiap daerah di Kota Malang. Sepertinya halnya ada ruangan Comboran, Splendid, Kajoetangan, Petjinan.
“Jadi, ruangan Petjinan kita buat untuk mewakili etnis Tionghoa, kemudian ruangan Kajoetangan ada gambar gereja yang dilukis oleh seniman difabel Kota Malang, Bapak Sadikin Pard. Ruangan Comboran memiliki nuansa Comboran, kemudian ruangan Splendid ada gambar jembatan Splendid yang dilukis oleh Pak Sadikin juga,” urai Nina Rahayu.
Nina juga menawarkan paket untuk meeting dengan ruangan privasi yang juga ber-AC. Dapoer Kota Lama juga menerima reservasi untuk acara arisan, halal bihalal, ulang tahun, reuni serta kumpul-kumpul.
Harga makanan yang dipatok sangat terjangkau, dimulai dari harga Rp 11.000 ribu hingga Rp 500.000 ribu. Ada 20 item menu makanan dan paket makanan untuk 6 atau 10 orang, paket meeting tiga jam dengan harga Rp 1,5 juta untuk 25-30 orang.
Dari sisi ikan bakar, Nina menyediakan dua cara sesuai dengan permintaan pembeli, yaitu ikan mentah langsung dibakar dan ikan digoreng terlebih dahulu kemudian dibakar.

Selain itu, yang sangat digemari oleh pembeli yaitu hampers dari Dapoer Kota Lama yang berisi ikan bakar besar untuk 10 orang. Dengan ikan berjenis Lemadang atau Ikan Lima Jari dan dapat disesuaikan sesuai pesanan.
“Ikan bakarnya ada ikan kerapu, kakap, lemadang, gurame, mahi-mahi sesuai dengan ketersediaan tetapi setidaknya setiap kami buka ada lima macam ikan yang bisa dipilih. Dengan ukuran 2- 3 ons untuk satu orang sampai 2 Kg untuk 15 orang,” bebernya.
Kolaborasi antara suami dan istri ini begitu pas, dari sosok suami yang memilih kualitas ikannya selanjutnya sang istri dengan racikan kombinasi bumbu untuk penyesuaian yang diinginkan pasar.
Harapnya, dengan Dapoer Kota Lama rumah makan ini menjadi ikon ikan bakar di Kota Malang dengan tempat yang enak dan parkir yang luas.
“Walaupun ikan itu bukan jenis ikan yang harganya mahal, tapi dibumbui dengan betul itu juga jadi enak dan jadi menu dengan harga terjangkau,” pungkas Nina
Perlu diketahui, Pemesanan hampers atau ikan bakar, bisa melalui nomor ponsel +62813-3445-5360 dan Instragram Dapoer Kota Lama. (why)






















































