BACAMALANG.COM – Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa, S.H., S.I.K., M.AP., mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba, tawuran, geng motor, serta segala bentuk perundungan atau bullying. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan keselamatan dalam berlalu lintas.
Pesan tersebut disampaikan saat AKBP Panji menjadi pembina apel di SMA Negeri 2 Batu, Senin (19/10/2026). Di hadapan ratusan siswa, ia mengajak para pelajar untuk menjaga diri, membangun karakter positif, dan tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan.
Kapolres menegaskan, kepolisian akan terus mengedepankan upaya pencegahan melalui penyuluhan dan edukasi di lingkungan sekolah. Namun, tindakan tegas tetap akan dilakukan terhadap pihak yang terbukti terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
“Kami berpesan jangan sampai adik-adik mengenal, menyentuh, memakai, apalagi mengedarkan. Kami pastikan akan bersama memberi penyuluhan. Namun jika ada yang terbukti, ya akan kami tindak,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi komitmen SMAN 2 Batu dalam memerangi narkoba. Pihak sekolah disebut telah menetapkan sikap tegas terhadap siswa yang terbukti menyalahgunakan barang terlarang tersebut.
“Ya, sekolah ini telah berkomitmen untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Jika ada yang terbukti akan dikeluarkan dari sekolah. Lebih baik mengorbankan satu orang daripada ia mempengaruhi teman-temannya,” terang alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2007 tersebut.
Bullying Bukan Kenakalan Biasa
Selain narkoba, Kapolres Batu turut menyoroti persoalan bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun ruang digital. Ia mengingatkan bahwa perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial, berpotensi menimbulkan dampak serius bagi korbannya.
Menurutnya, tindakan bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan atau kenakalan biasa. Sikap tersebut justru mencerminkan perilaku yang tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan nilai-nilai saling menghormati.
“Pelaku bullying maupun orang yang melindungi tindakan bullying merupakan orang yang pengecut atau pecundang,” tegasnya.
Untuk mencegah terjadinya perundungan, Polres Batu akan memperkuat kerja sama dengan pihak sekolah. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari intimidasi.
“Kami sangat keras terhadap pelaku bullying. Hukum pasti akan kami tegakkan. Untuk itu jadilah manusia baik dan terhormat,” pesannya.
Ingatkan Pelajar Utamakan Keselamatan di Jalan
Menutup arahannya, AKBP Panji mengingatkan para siswa agar tidak mengabaikan aturan lalu lintas, khususnya bagi pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor.
Ia meminta para siswa selalu mengenakan helm, tidak menerobos lampu merah, serta menghindari penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang dikenal sebagai knalpot brong.
Pengalaman saat bertugas sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas), menurutnya, membuat ia memahami betapa berat dampak kecelakaan lalu lintas bagi keluarga korban.
“Saya pernah jadi Kasatlantas. Sudah berapa ratus kali saya mendengar tangisan orang tua yang anaknya jadi korban kecelakaan. Untuk itu marilah kita sayangi diri kita sendiri dengan mematuhi semua aturan berlalu lintas,” pungkasnya.
Melalui kegiatan apel tersebut, diharapkan para pelajar SMAN 2 Batu semakin memahami pentingnya menjauhi narkoba, menolak segala bentuk perundungan, serta membiasakan perilaku disiplin demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



















































