BACAMALANG.COM – Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Malang dinyatakan lolos seleksi administrasi tahap pertama Kencana Award 2026. Pengumuman tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melalui Surat Nomor 300.2.3/1856/35.07.407/2026.
Kesepuluh kecamatan terpilih selanjutnya akan menjalani verifikasi lapangan pada 26–29 Oktober 2026 untuk mengukur kesiapan, kapasitas, serta upaya masing-masing wilayah dalam menghadapi potensi bencana.
Kencana Award 2026 mengusung jargon “Menguatkan Kecamatan, Menumbuhkan Ketangguhan, Melindungi Masyarakat”. Program penghargaan tahunan ini menjadi salah satu upaya mendorong penguatan peran pemerintah kecamatan dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana.
Dalam tahap verifikasi administrasi, penilaian dilakukan berdasarkan lima indikator utama. Meliputi tata kelola dan kelembagaan dengan bobot 20 persen, pencegahan dan mitigasi 20 persen, kesiapsiagaan dan peringatan dini 25 persen, respons dan kapasitas penanganan 20 persen, serta partisipasi dan inovasi masyarakat sebesar 15 persen.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Kecamatan Pakisaji menempati posisi teratas dengan perolehan nilai 90. Posisi berikutnya ditempati Ampelgading dan Bululawang yang sama-sama meraih nilai 87.
Berikut daftar 10 kecamatan yang lolos seleksi administrasi Kencana Award 2026:
1. Kecamatan Pakisaji – nilai 90
2. Kecamatan Ampelgading – nilai 87
3. Kecamatan Bululawang – nilai 87
4. Kecamatan Poncokusumo – nilai 77
5. Kecamatan Kromengan – nilai 77
6. Kecamatan Lawang – nilai 76
7. Kecamatan Ngantang – nilai 66
8. Kecamatan Wonosari – nilai 65
9. Kecamatan Tirtoyudo – nilai 65
10. Kecamatan Pakis – nilai 63
Kesepuluh kecamatan tersebut tercatat berstatus Kencana Pratama berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengapresiasi partisipasi dan upaya seluruh kecamatan yang telah mengikuti tahapan seleksi. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.
“Kami menyampaikan selamat kepada sepuluh kecamatan yang berhasil lolos verifikasi administrasi Tahap I. Kami berharap hasil ini dapat semakin memicu semangat seluruh elemen masyarakat serta pemerintah kecamatan dalam memperkuat ketangguhan bencana di wilayahnya masing-masing,” ujar Purwoto, Senin (19/10/2026).
Verifikasi Lapangan Digelar 26–29 Oktober
Setelah melewati seleksi administrasi, para peserta akan menghadapi verifikasi lapangan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk menilai kesesuaian dokumen administrasi dengan kondisi serta pelaksanaan program penanggulangan bencana di masing-masing kecamatan.
Berikut jadwal verifikasi lapangan Kencana Award 2026:
Senin, 26 Oktober 2026
– Kecamatan Ampelgading: pukul 09.00–11.00 WIB (Tim 1).
– Kecamatan Tirtoyudo: pukul 13.00–15.00 WIB (Tim 1).
Selasa, 27 Oktober 2026
– Kecamatan Bululawang: pukul 09.00–11.00 WIB (Tim 2).
– Kecamatan Pakisaji: pukul 13.00–15.00 WIB (Tim 2).
Rabu, 28 Oktober 2026
– Kecamatan Poncokusumo: pukul 09.00–11.00 WIB (Tim 1).
– Kecamatan Pakis: pukul 13.00–15.00 WIB (Tim 1).
– Kecamatan Wonosari: pukul 09.00–11.00 WIB (Tim 2).
– Kecamatan Kromengan: pukul 13.00–15.00 WIB (Tim 2).
Kamis, 29 Oktober 2026
– Kecamatan Ngantang: pukul 10.00–12.00 WIB (Tim 1).
– Kecamatan Lawang: pukul 10.00–12.00 WIB (Tim 2).
Melalui rangkaian penilaian tersebut, BPBD Kabupaten Malang berharap kecamatan peserta dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola kebencanaan, memperkuat langkah mitigasi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Kencana Award 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang penghargaan, tetapi juga mendorong lahirnya budaya kesiapsiagaan yang lebih kuat di tengah masyarakat, sehingga Kabupaten Malang semakin tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



















































