BACAMALANG.COM – Pendidikan akhlak harus ditanamkan sejak anak usia dini agar ke depan para generasi penerus tidak terjerembab dalam pengaruh oleh budaya luar yang meresahkan.
Pesan tersebut disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, H Gunawan HS dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah sekaligus Wisuda TPQ Nurul Huda ke 18 di Dusun Pepen Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen, Sabtu (6/7/2024).
“Saya berpesan terkait pendidikan akhlak. Pentingnya pendidikan akhlak terhadap anak-anak sejak usia dini, karena kita tahu sekarang ini ada yang hilang dalam dunia pendidikan, yang mulai terkikis, terdegradasi oleh budaya luar. Salah satunya adalah toto kromo (tata krama, red), sopan santun,” kata pria yang akrab disapa Abah Gun itu.
Penasehat Jamaah Maiyah Malang Raya ini menambahkan, dirinya cukup miris dengan kondisi generasi muda sekarang. Menurutnya, sikap tata krama dan sopan santun sudah banyak dilupakan oleh generasi muda saat ini.
“Banyak anak-anak sekarang yang sudah tidak bisa toto kromo,” ungkap Abah Gun.
Lebih jauh, Abah Gun menyampaikan, lembaga-lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting untuk terus memberikan edukasi kepada generasi penerus agar memiliki dan menjaga sikap tata krama serta sopan santun.
“Itu menjadi salah satu tugas lembaga TPQ , Madin untuk menjaga anak-anak kita supaya tetap berakhlakul karimah,” pungkasnya.
Di sela-sela kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah sekaligus Wisuda TPQ Nurul Huda ke 18, Abah Gun juga memberikan tali asih kepada sejumlah anak.
Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki





















































