Viral Aksi Bullying di Sukun: Korban Siswa SMP Kelas 7, Kasus Ditangani Unit PPA Polresta Malang Kota - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 13 Nov 2025 13:06 WIB ·

Viral Aksi Bullying di Sukun: Korban Siswa SMP Kelas 7, Kasus Ditangani Unit PPA Polresta Malang Kota


 ilustrasi. (ist) Perbesar

ilustrasi. (ist)

BACAMALANG.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya dua video aksi perundungan terhadap seorang siswi SMP di wilayah Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dalam video yang viral itu, korban tampak mendapat kekerasan fisik dan verbal dari tiga pelaku perempuan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di tangga menuju makam RW 9, Jalan Sukun Gempol. Dua video yang beredar masing-masing berdurasi 3 menit 18 detik dan 1 menit 25 detik. Korban, yang diketahui masih di bawah umur, terlihat ditampar berkali-kali hingga menangis ketakutan.

Dalam video juga terdengar pelaku melontarkan ancaman bernada kasar, di antaranya, “Timbang koen ditendangi wong telu, ayo milih sopo,” serta “Kon duwe tangan gede mosok gak gawe ngantem.”

Desi, warga sekitar, mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah video tersebar di grup WhatsApp warga.

“Saya dapat videonya di grup WA muda-mudi RT 3 sekitar pukul 00.09 WIB. Dalam video terlihat korban ditampar, tapi kejadiannya kapan saya tidak tahu,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Menurut Desi, korban berinisial FR merupakan warga RT 3 Kelurahan Tanjungrejo dan masih duduk di bangku kelas 7 salah satu SMP swasta di Kota Malang.

“Korban tinggal bersama ibunya. Ayahnya bekerja di luar pulau,” tambahnya.

Ia juga menyebut, tiga pelaku perundungan bukan warga sekitar.

“Pelaku bukan anak sini, kami tidak tahu asalnya dari mana,” katanya.

Menanggapi viralnya kasus ini, Kapolsek Sukun Kompol Riyan Wahyuningtiyas melalui Kanit Reskrim AKP Wardi Waluyo membenarkan adanya laporan perundungan tersebut.

“Bhabinkamtibmas sudah mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan kami. Karena korban dan pelaku sama-sama perempuan, kasusnya kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota,” jelasnya.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan Unit PPA untuk proses hukum lebih lanjut.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Krisis Penyu dan Pesisir Rusak, BSTC Ajak Masyarakat Terlibat Menjaga Ekosistem Pantai

31 Mei 2026 - 09:20 WIB

ITSK RS dr. Soepraoen Malang Tawarkan Prodi Kesehatan dan Teknologi, Jadi Magnet Calon Mahasiswa Baru

31 Mei 2026 - 08:35 WIB

Uskup Agung Ende Ajak Mahasiswa NTT di Malang Menjadi Agen Perubahan dan Membangun Daerah Asal

31 Mei 2026 - 06:50 WIB

Kuota Jalur Domisili PPDB SMA/SMK Negeri Jatim Turun Jadi 35 Persen, Dr Sri Untari Dorong Masyarakat Manfaatkan Jalur Afirmasi

31 Mei 2026 - 06:02 WIB

HLN 2026 di Malang, Sri Untari Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Jatim Sehat, Mandiri, dan Produktif

30 Mei 2026 - 15:27 WIB

Makan Malam Bareng, UIBU Rawat Toleransi dalam Idul Adha

29 Mei 2026 - 20:55 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !