Wisata Homestay Live In di Desa Purwodadi Diapresiasi Pakar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 18 Des 2020 19:17 WIB ·

Wisata Homestay Live In di Desa Purwodadi Diapresiasi Pakar


 Wisata Homestay Live In di Desa Purwodadi Diapresiasi Pakar Perbesar

BACAMALANG.COM – Selain Desa Pujiharjo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang juga mempunyai konsep wisata Live In yaitu wisatawan dapat menginap selama beberapa hari (Long Stay) di berbagai homestay.

“Saya mengapresiasi atas adanya wisata live in Purwodadi dengan konsep wisatawan tinggal di home stay,” tegas Founder Dial Foundation, Pietra Widiadi yang juga pakar pemberdayaan masyarakat.

Seperti diketahui, pada masa pandemi ini, kegiatan ekonomi seperti berhenti dan sukar untuk bergerak.

Sektor ekonomi kreatif semestinya tidak boleh berhenti, dan ternyata peluang mengembangkan pendapatan masih terbuka lebar.

Pietra mengungkapkan, meningkatkan hunian dalam rumah tinggal ini, secara otomatis dapat mencapai kualitas sanitasi rumah dan lingkungan menjadi sehat. Sehat dalam pengertian, kamar yang cukup dengan penerangan; pengudaraan yang terbuka serta penataan yang lapang.

Pria yang juga alumnus Universitas Airlangga ini mengatakan, pihaknya dalam program pendampingan Pendopo Kembangkopi Wagir, mendorong warga masyarakat untuk meningkatkan kualitas rumah tinggal mereka.

4 Tahun Sukses

Rumah-rumah di pedesaan tidak terkecuali di Desa Purwodadi,  umumnya tertutup rapat dan dikelola seperti Gudang. Salah satu sebabnya adalah karena kebutuhan ruang untuk keluarga besar.

Selain rumah sehat sebagai bagian dari pengembangan program pendampingan, Dial Foundation dalam Pendopo Kembangkopi, juga mendorong adanya peningkatan kesehatan sanitasi lingkungan.

Membuang sampah dan limbah rumah tangga atau saluran buangan air rumah tangga tidak boleh sembarangan, serta penataan limbah ternak meski dilakukan di sekitar rumah tinggal namun harus rapi dan bersih.

Kegiatan ini adalah kegiatan mandiri, sebagai upaya pernaikan lingkungan supaya menjadi lebih sehat. Dengan demikian perubahan yang terjadi akan dapat dilakukan secara alami.

Program pemberdayaan ini sudah dijalankan DF sejak 4 tahun yang lalu dan saat ini sudah ada sekitar 20 rumah tinggal warga di Wagir yang dikelola sebagai rumah sehat untuk dikembangkan menjadi homestay.

“Nantinya warga Desa Purwodadi bisa melakukan replikasi, duplikasi atau juga sistem Adopsi, Tiru dan Modifikasi (ATM) Agar juga sukses dan berhasil,” tutup Pietra. (had/zuk)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Enam Bulan, Polres Batu Bongkar 40 Kasus Narkoba dan Ringkus 47 Tersangka

30 Juni 2026 - 20:41 WIB

Polres Batu Bongkar Jaringan Penadah Motor Curian: Dua Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

30 Juni 2026 - 18:04 WIB

Wakil Ketua PERADI Kepanjen Soroti 3 Catatan Hukum Proyek Alun-Alun Kepanjen

30 Juni 2026 - 14:39 WIB

Polisi Bekuk Pencuri PS4 di Pakis

30 Juni 2026 - 11:24 WIB

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Prestasi Membanggakan, Kota Malang Terbaik di Jatim dalam Pencegahan Perkawinan Anak

30 Juni 2026 - 07:56 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !