30 Hari Menuju Festival Mbois 11, Malang Bersiap Menyala dalam Kolaborasi Ekonomi Kreatif Terbesar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EVENT & ACARA · 21 Jul 2026 22:49 WIB ·

30 Hari Menuju Festival Mbois 11, Malang Bersiap Menyala dalam Kolaborasi Ekonomi Kreatif Terbesar


 Taklimat Media Festival Mbois 11 bertajuk Perbesar

Taklimat Media Festival Mbois 11 bertajuk "Malang Menyala" di Main Hall Lantai 2 Malang Creative Center (MCC), Selasa (21/7/2026). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Kota Malang mulai bersiap menyambut salah satu perhelatan ekonomi kreatif terbesar tahun ini. Festival Mbois 11 bertajuk “Malang Menyala” resmi memasuki hitungan mundur 30 hari menuju pelaksanaan yang akan digelar pada 21–23 Agustus 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Selama tiga hari pelaksanaan, Stadion Gajayana akan bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan seni, budaya, musik, olahraga, teknologi, media arts, UMKM, komunitas, hingga berbagai inovasi kreatif dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Ketua Pelaksana Festival Mbois 11 Tahun 2026, Gedeon Soerjo Ardi Noegraha, mengatakan penyelenggaraan tahun ini hadir dengan semangat kolaborasi yang lebih kuat sekaligus menandai tiga momentum penting, yakni 100 Tahun Stadion Gajayana, satu tahun Kota Malang menyandang predikat UNESCO Creative City of Media Arts, serta perayaan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Festival Mbois 11 tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai elemen kreatif sekaligus merayakan tiga tonggak penting tersebut,” ujarnya saat Taklimat Media di Main Hall Lantai 2 Malang Creative Center (MCC), Selasa (21/7/2026).

Gedeon menjelaskan, sejumlah program unggulan telah disiapkan untuk memeriahkan festival, di antaranya Sound of Malang Menyala Concert & Competition, Made by Arema Creative Market, Malang Sportainment, Malang Creative Connect, serta Malang Media Arts Experience & Exhibition.

Sementara itu, Koordinator sekaligus inisiator Malang Creative Fusion (MCF), Dadik Wahyu Chang, menjelaskan bahwa Festival Mbois 11 mengusung filosofi kunang-kunang yang memancarkan cahaya ketika bergerak bersama.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Festival Mbois 11 dalam rekaman video saat Taklimat Media Festival Mbois 11 di Main Hall Lantai 2 Malang Creative Center (MCC), Selasa (21/7/2026). (Nedi Putra AW)

“Seperti kunang-kunang yang keren karena menyala ketika bersama, Festival Mbois 11 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan menghadirkan dampak nyata bagi penguatan ekonomi kreatif, baik di Kota Malang maupun Indonesia,” katanya.

Ketua Harian Indonesian Creative Cities Network (ICCN), Vicky Arief Herinadharma, menambahkan bahwa Festival Mbois telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ruang hiburan. Menurutnya, festival ini menjadi wadah bertemunya pelaku industri kreatif, komunitas, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat dalam membangun jejaring dan membuka peluang kolaborasi baru.

“Perjalanan Festival Mbois hingga penyelenggaraan ke-11 membawa harapan agar setiap tahunnya mampu memberikan dampak nyata melalui kolaborasi berbasis hexahelix. Apalagi Stadion Gajayana merupakan artefak bersejarah sekaligus stadion tertua di Indonesia. Tahun ini juga dihadirkan konsep pengembangan ekonomi kreatif yang mengolaborasikan sport dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Vicky mengungkapkan, Festival Mbois 11 rencananya akan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

“Semoga festival ini menjadi semangat baru sekaligus ajang pembuktian bahwa Malang layak menjadi percontohan kota kreatif di Indonesia,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, yang menilai Festival Mbois merupakan ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat kreatif.

“Harapannya, festival ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendorong kota-kota di Indonesia agar semakin tumbuh, inovatif, dan berdaya saing,” katanya.

Festival Mbois 11 juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Malang. Hal ini disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam rekaman video dan maupun sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi.

“Festival ini menjadi wujud komitmen dalam memperkuat optimisme serta menampilkan wajah Kota Malang sebagai kota yang dibangun melalui semangat kolaborasi,” ujar Wahyu Hidayat.

Baihaqi menambahkan, Festival Mbois 11 juga menjadi bukti konsistensi dalam memelihara proses kreatif masyarakat Kota Malang.
“Stadion Gajayana juga menjadi ruang pengembangan olahraga, seni, dan budaya yang tumbuh dari memori kolektif masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi ekonomi, penyelenggara menargetkan Festival Mbois 11 mampu menghadirkan 20.000 pengunjung, melibatkan 500 pelaku ekonomi kreatif, memfasilitasi 300 business matching, serta menciptakan potensi transaksi ekonomi sebesar Rp50 miliar hingga Rp100 miliar.

“Mari menjadi bagian dari gerakan #MalangMenyala dan bersama-sama menyalakan semangat kreativitas, kolaborasi, serta inovasi dari Kota Malang untuk Indonesia,” pungkas Baihaqi.

Informasi lengkap mengenai Festival Mbois 11 dapat diakses melalui festivalmbois.mcf.or.id.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PWI Malang Raya Laporkan Hotman Paris, Polisi Tegaskan Akan Diproses Sesuai Aturan

21 Juli 2026 - 17:37 WIB

FISIP UB Dorong Praktisi Humas Kuasai AI, Tegaskan Empati Manusia Tetap Tak Tergantikan

21 Juli 2026 - 16:07 WIB

Warga Desa Pagak Tuntut Kejelasan Status Tanah Hak Pakai dan Ajukan Hak Garap ke BPN

21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Nekat Curi Rp48,4 Juta di Sardo Swalayan, Wanita Terlilit Pinjol Berakhir di Tangan Polisi

21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Nilai Putusan DKD PERADI Malang Cacat, Abdul Aziz Ajukan Banding dan Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Majelis

20 Juli 2026 - 20:44 WIB

Sopir Truk Tebu Meninggal Saat Antre Masuk PG Kebonagung Pakisaji, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan

20 Juli 2026 - 18:24 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !