BACAMALANG.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW), Dr. Sri Untari Bisowarno, mengapresiasi inovasi Dinas Pariwisata (Disparta) Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan pementasan sandiwara topeng bertajuk “Satya Laku”. Inovasi tersebut dinilai menjadi langkah efektif dalam melestarikan seni Topeng Panji sekaligus memperkenalkannya kepada generasi milenial dan Gen Z.
Sri Untari menilai pendekatan yang digunakan dalam pementasan ini berhasil memadukan nilai-nilai budaya dengan kemasan yang lebih relevan bagi anak muda. Meski dikemas secara modern, cerita Panji tetap dipertahankan sehingga tidak menghilangkan nilai sejarah dan filosofi yang terkandung di dalamnya.
“Program ini luar biasa. Dinas Pariwisata berhasil menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media edukasi budaya bagi generasi milenial dan Gen Z. Ceritanya tetap Panji, namun dikemas lebih menarik sesuai dengan karakter penonton muda,” ujar Sri Untari saat ditemui di Taman Krida Budaya Jawa Timur.
Menurutnya, keberhasilan acara tersebut terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat. Sekitar 2.000 penonton, mayoritas kalangan muda, memadati lokasi pertunjukan dan mengikuti jalannya pementasan hingga selesai.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pelestarian budaya yang dikemas secara adaptif. Ia meyakini cara tersebut mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan sejarah bangsa.
“Saya sangat mendukung program seperti ini. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan anak muda, mereka bisa mengenal kembali karya-karya luhur para leluhur. Saya bangga melihat ribuan anak muda duduk dengan tertib menikmati pertunjukan topeng ini,” katanya.
Pementasan “Satya Laku” berlangsung meriah dengan memadukan seni topeng tradisional, musik campursari, serta sesi hiburan dan ice breaking yang dibawakan dua pelawak muda. Konsep tersebut membuat pertunjukan terasa lebih segar tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi ruh cerita Panji.
Acara ini juga dihadiri jajaran Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, mulai Kepala Dinas, para kepala bidang, hingga Kepala UPT Taman Budaya Jawa Timur. Sejumlah duta wisata turut hadir memeriahkan acara, di antaranya Joko Roro Kabupaten Malang, Joko Roro Cilik Kabupaten Malang, serta Kakang Mbakyu Kota Malang.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































