BACAMALANG.COM – Kehadiran Pasar Sore Kepanjen di Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak resmi dibuka, pasar yang digagas sebagai upaya pemberdayaan ekonomi warga ini langsung menarik minat pengunjung dan diharapkan dapat berkembang menjadi pusat perdagangan rakyat.
Ketua RT 05/RW 01 Kelurahan Kepanjen, Gianto atau yang akrab disapa Cak To, mengatakan Pasar Sore merupakan inovasi berbasis swadaya masyarakat yang bertujuan menggerakkan roda perekonomian lokal. Menurutnya, inisiatif ini juga berpotensi menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Malang.
“Kegiatan Pasar Sore ini baru pertama kali kami gelar. Alhamdulillah, masyarakat menyambutnya dengan sangat antusias. Agar ke depan semakin ramai dan berkembang, kami berharap ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang,” ujar Cak To kepada BACAMALANG.COM, Kamis (16/7/2026).
Pasar Sore Kepanjen mulai beroperasi sejak Rabu (15/7/2026) dan dijadwalkan buka secara rutin setiap hari Rabu, Kamis, dan Jumat, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Banurejo, tepat di sebelah utara kawasan Kuliner Tepi Rel, Kepanjen.
Saat ini sekitar 15 pedagang ikut meramaikan pasar tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Kepanjen, Curung, Sengguruh, Cokroyo, hingga Penarukan.
Beragam kebutuhan sehari-hari tersedia di Pasar Sore Kepanjen, mulai dari ikan segar, ikan asap, daging sapi, ayam potong, telur, sayur-mayur, buah-buahan, tape, tempe, hingga tahu. Dari berbagai komoditas yang dijual, ikan asap menjadi salah satu produk yang paling banyak diminati pembeli.
Cak To berharap keberadaan pasar ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aktivitas ekonomi warga dan mempermudah akses belanja kebutuhan pokok.
“Harapan kami, pasar sore ini bisa menciptakan perputaran ekonomi yang positif. Ke depan semoga berkembang menjadi pasar tradisional sehingga masyarakat Kepanjen dan sekitarnya tidak perlu pergi jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Meski mendapat respons positif dari masyarakat, hingga saat ini pengelola mengaku belum menerima dukungan dari pemerintah daerah karena pasar masih dalam tahap awal operasional.
“Kami memahami pasar ini masih baru. Namun ke depan kami berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah, baik dari kecamatan maupun Pemkab Malang, agar Pasar Sore Kepanjen dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkas Cak To.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































