BACAMALANG.COM – Seorang pria lanjut usia bernama Gunawan (77), warga Jalan Sembilang, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, meninggal dunia setelah tertabrak KA Arjuna Express 66F di jalur rel KM 438+800/900, Jalan Sembilang, Rabu (22/7/2026).
Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara sengaja berbaring di atas rel saat kereta yang melaju dari Stasiun Malang menuju Surabaya itu melintas. Kereta tersebut dikemudikan masinis Bryan bersama asisten masinis Suryadi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan tersebut diperkuat oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman memperlihatkan korban sengaja tidur di atas rel beberapa saat sebelum kereta melintas.
Salah seorang saksi, Andreas, penjaga palang pintu kereta api di bawah flyover yang beralamat di Jalan Payaman, Kelurahan Balearjosari, mengaku pertama kali mendapat informasi dari warga mengenai adanya seseorang yang tertabrak kereta di Jalan Sembilang.
Setelah mengecek lokasi, Andreas menemukan korban telah tergeletak di sisi timur rel dalam kondisi meninggal dunia. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
“Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, korban sengaja tidur di rel kereta api saat kereta akan melintas,” ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota, Luqman Shobikin, saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).
Selanjutnya, petugas kepolisian bersama relawan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani visum. Hasil olah tempat kejadian perkara dan rekaman CCTV menguatkan dugaan bahwa korban sengaja berbaring di atas rel sesaat sebelum KA Arjuna Express melintas.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga
Catatan redaksi: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami krisis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi keluarga, orang terdekat, atau layanan kesehatan jiwa untuk mendapatkan bantuan.





















































