Tunggu Rekomendasi Kementerian Kehutanan, Disperkim Kota Batu Siapkan Sosialisasi TPU Bersama KPH Malang dan Pemdes Oro-Oro Ombo - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 23 Jul 2026 20:01 WIB ·

Tunggu Rekomendasi Kementerian Kehutanan, Disperkim Kota Batu Siapkan Sosialisasi TPU Bersama KPH Malang dan Pemdes Oro-Oro Ombo


 Kadisperkim Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H saat tengah diwawancarai awak media di ruang kerjanya. (Yan) Perbesar

Kadisperkim Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H saat tengah diwawancarai awak media di ruang kerjanya. (Yan)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terus mematangkan rencana pemanfaatan lahan milik KPH Perhutani Malang sebagai lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Batu di kawasan Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.

Sebelumnya, Disperkim bersama Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo dan KPH Perhutani Malang telah melakukan survei lapangan. Dari hasil peninjauan tersebut, sekitar dua hektare lahan dinilai sesuai untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas umum berupa TPU.

Kepala Disperkim Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H., mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada KPH Perhutani Malang terkait rencana pemanfaatan lahan sekaligus pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat. Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu balasan resmi.

“Kami sudah berkirim surat ke KPH Malang terkait perencanaan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat Desa Oro-Oro Ombo. Namun sampai saat ini kami masih menunggu surat balasan,” ujar Arief, Kamis (23/7/2026).

Sosialisasi Menunggu Rekomendasi Kementerian

Arief menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi akan dilakukan secara bersama-sama setelah seluruh tahapan administrasi, termasuk rekomendasi dari Kementerian Kehutanan, selesai.

Menurutnya, koordinasi antara Disperkim, KPH Perhutani Malang, dan Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo sangat penting agar informasi yang diterima masyarakat berjalan satu arah dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami ingin semua pihak memiliki pemahaman yang sama. Sosialisasi harus dilakukan bersama antara pemerintah desa, KPH Malang, dan Pemkot Batu agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh,” katanya.

Demi Kebutuhan Masyarakat Kota Batu

Arief menegaskan, rencana pembangunan TPU bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kota Batu yang hingga kini belum memiliki TPU milik pemerintah daerah.

Ia juga menyatakan pemerintah terbuka terhadap masukan, kritik, maupun saran dari masyarakat selama proses perencanaan berlangsung.

“Ini merupakan kebutuhan bersama. Kami terbuka terhadap kritik maupun saran agar keputusan yang diambil menjadi solusi terbaik bagi masyarakat Kota Batu,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan TPU menjadi kebutuhan jangka panjang yang harus dipersiapkan sejak sekarang demi kepentingan generasi mendatang.

Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Arief juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Oro-Oro Ombo, agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar maupun pihak-pihak yang memiliki kepentingan pribadi.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi. Rencana ini diperjuangkan demi kepentingan seluruh warga Kota Batu, bukan untuk kepentingan individu maupun kelompok tertentu,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Arief mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung program pembangunan Pemkot Batu melalui visi Mbatu SAE agar Kota Batu semakin maju, sejahtera, serta mampu mengembangkan sektor pariwisata, UMKM, dan pertanian secara berkelanjutan.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Truk Muatan Tetes Tebu Rem Blong dan Terguling di Jalibar Kepanjen, Sopir Tewas Terjepit

23 Juli 2026 - 19:04 WIB

Kasus Pengeroyokan di Dinoyo Terus Diusut, Polisi Tetapkan YF sebagai Tersangka dan Masuk DPO

23 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kabupaten Malang Perkuat Kesiapsiagaan Penyakit Zoonosis Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

23 Juli 2026 - 16:34 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang: Pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi Oke, Tapi Jangan Korbankan Aset Daerah

23 Juli 2026 - 13:18 WIB

BPBD Kabupaten Malang Masih Siaga Darurat Kekeringan dan Dorong Warga Sumawe Pasang Meteran PDAM

23 Juli 2026 - 13:03 WIB

Alun-Alun Diperlukan di Setiap Kota Sebagai Ruang Napas Warga

23 Juli 2026 - 13:01 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !