Pantau 24 SPBU di Kota Malang, Polisi Sebut Antrean BBM Masih Terkendali - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 18 Okt 2026 17:14 WIB ·

Pantau 24 SPBU di Kota Malang, Polisi Sebut Antrean BBM Masih Terkendali


 Sejumlah kendaraan mengantre di salah satu SPBU di Kota Malang untuk mengisi bahan bakar. (ist) Perbesar

Sejumlah kendaraan mengantre di salah satu SPBU di Kota Malang untuk mengisi bahan bakar. (ist)

BACAMALANG.COM – Polresta Malang Kota meningkatkan pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di 24 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Meski sejumlah produk BBM dilaporkan kosong dan menunggu pasokan, antrean kendaraan pada Minggu (18/10/2026) pagi terpantau masih dalam batas normal.

Berdasarkan hasil pemantauan personel kepolisian pada pukul 08.00–10.00 WIB, situasi antrean di sejumlah SPBU di wilayah hukum Polresta Malang Kota secara umum masih terkendali. Namun, kekosongan beberapa jenis BBM menjadi perhatian petugas untuk mengantisipasi potensi peningkatan antrean.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. mengatakan, pemantauan dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak Pertamina.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya konsumsi BBM, terutama Pertalite, yang dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada antrean kendaraan dan berkurangnya stok di sejumlah SPBU.

Danang juga menginstruksikan personel Polsek jajaran, meliputi Polsek Blimbing, Lowokwaru, Klojen, Kedungkandang, dan Sukun, untuk melakukan pemantauan serta pengecekan kondisi stok BBM dan situasi antrean secara berkala.

Koordinasi tersebut bertujuan memperoleh informasi terkini mengenai ketersediaan BBM sekaligus mengantisipasi dampak antrean terhadap kelancaran arus lalu lintas.

“Pemantauan dan koordinasi terus kami lakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, memastikan informasi ketersediaan BBM, serta mengantisipasi dampak antrean terhadap kelancaran lalu lintas,” demikian penjelasan yang disampaikan dalam arahan Kapolresta.

Antrean di Jalur Utama Jadi Perhatian

Kepolisian turut memberikan perhatian terhadap SPBU yang berada di jalur utama dan akses penghubung antarkota. Peningkatan mobilitas masyarakat, arus kendaraan dari berbagai daerah, serta perjalanan wisata pada akhir pekan berpotensi memengaruhi kebutuhan BBM.

Sejumlah lokasi yang masuk dalam pemantauan di antaranya SPBU di Jalan Letjen S. Parman, Jalan Panji Suroso, Jalan Raden Intan, kawasan Tlogomas, Jalan Ki Ageng Gribig, hingga Jalan Raya Lowokdoro.

Dari hasil pengecekan pada Minggu pagi, antrean di beberapa lokasi masih terpantau wajar. Di SPBU Jalan Letjen S. Parman, Kecamatan Blimbing, misalnya, antrean tercatat sekitar 15 sepeda motor. Sementara itu, di SPBU Jalan Mayjen Wiyono terdapat sekitar 10 sepeda motor yang mengantre.

Kondisi tersebut terus dipantau guna mengantisipasi penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya.

Sejumlah SPBU Menunggu Pasokan

Berdasarkan laporan personel Polresta Malang Kota, kondisi antrean di lima kecamatan wilayah hukum setempat secara umum masih normal. Meski demikian, beberapa SPBU dilaporkan mengalami kekosongan produk BBM tertentu dan masih menunggu pengiriman pasokan berikutnya.

Kepolisian terus memantau perkembangan tersebut agar informasi mengenai ketersediaan BBM dapat diketahui dan potensi gangguan lalu lintas bisa diantisipasi sejak dini.

Pengendara Diimbau Tak Menunggu Tangki Kosong

Menyikapi kondisi tersebut, Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan pengisian BBM dengan baik, terutama saat akhir pekan ketika mobilitas kendaraan cenderung meningkat.

Pengendara disarankan mengisi BBM sebelum tangki mendekati kosong serta memanfaatkan SPBU yang tersedia di sepanjang rute perjalanan. Masyarakat juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kendaraan mogok di jalan yang dapat menghambat arus lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu, masyarakat diminta mengikuti informasi resmi terkait ketersediaan BBM, mematuhi arahan petugas, tidak menyerobot antrean, serta menghindari berhenti sembarangan di badan jalan.

Polresta Malang Kota menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan Pertamina guna memantau kelancaran pasokan BBM. Kepolisian juga akan melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi penyimpangan distribusi maupun penimbunan BBM bersubsidi.

Melalui langkah tersebut, kepolisian berharap kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, arus lalu lintas terjaga, serta situasi keamanan dan ketertiban di Kota Malang tetap kondusif.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan Pinus di Gunung Wedon Lawang Berhasil Dipadamkan, Personel Gabungan Lakukan Pembasahan

18 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Dari Bambu Menjadi Warisan Peradaban, Bejo Sandy Dokumentasikan Harpa Mulut Nusantara

18 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Viral Pembobolan SDC Gadget Gajah Mada Plaza, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian iPhone

17 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Manfaatkan Kericuhan Bantengan di Gedangan, Dua Terduga Copet HP Dibekuk

17 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Sejoli Diduga Curi Kambing Etawa Kaligesing Rp 3,5 Juta, Dibekuk URC Polres Malang

17 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Kabel PJU Desa di Tumpang Raib, URC Polres Malang Amankan Pria 29 Tahun

16 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !