Tanamkan Kesiapsiagaan Sejak Dini, 106 Siswa TK di Pakisaji Ikuti Simulasi Gempa - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Okt 2026 19:33 WIB ·

Tanamkan Kesiapsiagaan Sejak Dini, 106 Siswa TK di Pakisaji Ikuti Simulasi Gempa


 Siswa dan guru antusias mengikuti kegiatan edukasi mitigasi bencana yang diadakan BPBD Kabupaten Malang. (IG BPBD) Perbesar

Siswa dan guru antusias mengikuti kegiatan edukasi mitigasi bencana yang diadakan BPBD Kabupaten Malang. (IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Mengenalkan cara menghadapi bencana sejak usia dini menjadi langkah penting untuk membangun generasi yang tangguh dan sigap dalam situasi darurat. Upaya tersebut dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melalui edukasi kebencanaan bagi siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal 27 Pakisaji, Rabu (14/10/2026).

Sebanyak 106 siswa bersama delapan guru pendamping mengikuti kegiatan yang digelar di halaman sekolah mulai pukul 08.00 WIB. Edukasi dikemas secara interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami potensi bencana sekaligus mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika keadaan darurat terjadi.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengenalan dasar mengenai kebencanaan, mengikuti permainan peran terkait penanggulangan bencana, hingga mempraktikkan simulasi evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan edukasi mitigasi bencana bagi anak usia dini merupakan bagian dari upaya menanamkan budaya sadar bencana sejak bangku pendidikan.

Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar agar mampu bersikap tepat ketika menghadapi situasi darurat, termasuk saat terjadi gempa bumi.

“Pemahaman mitigasi bencana penting ditanamkan sejak dini agar anak-anak tidak panik dan tahu langkah tepat saat terjadi situasi darurat seperti gempa,” ujar Purwoto, Jumat (16/10/2026).

Melalui edukasi ini, BPBD Kabupaten Malang berharap para siswa tidak hanya mengenali risiko bencana, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah penyelamatan diri secara aman. Para guru pendamping pun diharapkan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.

Pembelajaran kebencanaan sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak untuk mengenali bahaya, tetap tenang, serta mengetahui cara menyelamatkan diri ketika bencana terjadi.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Otak Perampokan Rumah di Kalipare Dibekuk, Kerugian Korban Rp 90 Juta

16 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah dan Perluas Gerakan Penghijauan

16 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Empat Remaja Diamankan Usai Curi Onderdil Truk di Jabung

16 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Persiapkan Generasi Unggul, SMA Pradita Dirgantara Kenalkan Jalur Pendidikan kepada Siswa SMP

16 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Rumah Kosong Jadi Sasaran, Pemuda 20 Tahun di Ampelgading Diduga Gasak Kalung Emas

16 Oktober 2026 - 05:21 WIB

MP3I Desak Penertiban Sound Horeg di Kabupaten Malang, Perda Ketertiban Umum Didorong Segera Disahkan

16 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !