Kebakaran Arjuno-Welirang Meluas, Sejumlah Titik Terdeteksi di Wilayah Malang - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 20 Okt 2026 15:35 WIB ·

Kebakaran Arjuno-Welirang Meluas, Sejumlah Titik Terdeteksi di Wilayah Malang


 Titik api kebakaran muncul di Lawang. (ist) Perbesar

Titik api kebakaran muncul di Lawang. (ist)

BACAMALANG.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, terus meluas hingga wilayah Kabupaten Malang. Api yang merembet dari wilayah Pasuruan tersebut terpantau menimbulkan puluhan titik panas di sejumlah kawasan hutan.

Berdasarkan hasil pemantauan hingga Selasa (20/10/2026), sebanyak 57 titik panas terdeteksi di wilayah Kabupaten Malang. Lokasi terdampak meliputi kawasan Bukit Budug Asu di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, area sabana, serta Bukit Lincing di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang.

Upaya pemadaman dan pengendalian api melibatkan 56 personel gabungan dari unsur polisi kehutanan, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, Indonesia Off-Road Federation (IOF), dan relawan.

Penanganan dilakukan melalui jalur darat dengan sejumlah langkah, di antaranya membuat sekat bakar untuk membatasi perambatan api, menimbun bara yang masih menyala, serta memotong pohon tumbang yang berpotensi menghambat proses penanganan.

Namun, kondisi medan pegunungan yang curam dan terjal menjadi kendala bagi petugas. Sejumlah titik kebakaran hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sehingga membutuhkan upaya ekstra dalam proses pemadaman.

Untuk mempercepat penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan pemetaan akses menuju lokasi kebakaran. Pos masuk penanganan disiapkan melalui Pos Perhutani jalur pendakian Lawang, jalur Budug Asu di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, serta tambahan akses dari Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso.

Jalur tambahan tersebut disiapkan untuk mendukung mobilisasi personel sekaligus memperlancar distribusi logistik bagi tim yang bertugas di lapangan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan tim gabungan masih melakukan penanganan berdasarkan hasil pemantauan terkini.

“Berdasarkan hasil monitoring dan pemantauan di lapangan, sampai dengan Selasa (20/10/2026), tim gabungan masih melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Tahura R Soerjo dengan jumlah hotspot di wilayah Kabupaten Malang sejumlah 57 titik,” ujar Sadono, Selasa (20/10/2026).

Hingga saat ini, tim gabungan masih berupaya mengendalikan kebakaran di sejumlah titik. BPBD memastikan belum ada laporan korban jiwa, sedangkan luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan oleh tim asesmen.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kapolresta Malang Kota Bekali 890 Siswa SMKN 4 Wawasan Kebangsaan, Tekankan Bahaya Kenakalan Remaja

20 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Ringankan Beban, DPRD Kabupaten Malang Usul Bantuan 10 Juta untuk Calon PMI

20 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Antrean Kendaraan di SPBU Bedali Lawang Masih Mengular

20 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Gasak Tiga Laptop di SDN 1 Mangliawan, Empat Pemuda Dibekuk Polisi

20 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Polisi dan Wartawan Gotong Royong Bersihkan Masjid

20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Kapolres Batu Sambangi SMAN 2, Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !